NTB.Suara.com - Ketua Bidang Organisasi dan Kepemudaan MPN, Pemuda Pancasila, Gunung Hutapea ambruk di atas panggung saat acara pelantikan. Dia dikabarkan meninggal dunia, namun belum diketahui pasti penyebabnya.
Gunung Hutapea melantik Pengurus MPW Pemuda Pancasila, Sulawesi Selatan, dan Pengurus Wilayah Badan dan Lembaga, MPW Pemuda Pancasila, di Pantai Losari, Kota Makassar, pada Sabtu (15/07/2023).
Gunung Hutapea tiba-tiba ambruk setelah menyerahkan bendera panji kebesaran Pemuda Pancasila kepada Ketua MPW Pemuda Pancasila, Sulawesi Selatan, Diza Rasyid Ali. Video peristiwa tersebut diposting oleh pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, dalam akun Instagram pribadinya @hotmanparisofficial.
"Gunung Hutapea meninggal saat acara PP di Makassar jatuh saat acara. Ini videonya !!! Inj berita detic? Apa benar kejadian ini?", tulis Hotman Paris Hutapea, bertanya.
Ia juga mempertanyakan kepada para netizen dan dokter apakah penyebab kematian sahabatnya itu karena penyakit jantung.
"Gunung Hutapea (pengurus Pemuda Pancasila pusat) adalah teman sekampung Hotman di Toba dan sekumpulan adat di Jkt? Mohon info dari detizen? Hai para dokter : apa ini krn jantung??," tambah Hotman Paris bertanya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Badan Penyuluhan Hukum, Pemuda Pancasila Pusat, KRT Tohom Purba, turut berduka cita atas wafatnya Gunung Hutapea saat menjalankan tugasnya. Hal itu, kata dia, tentu membuat organisasi kehilangan salah satu kader terbaik.
Untuk diketahui, Gunung Hutapea memegang jabatan Ketua Bidang Organisasi dan Kepemudaan MPN, Pemuda Pancasila, dan salah satu Dewan Pengarah Media Online Nasional.
Dikutip dari Wikipedia, Pemuda Pancasila adalah sebuah organisasi paramiliter Indonesia yang didirikan oleh Jenderal Abdul Haris Nasution, pada 29 Oktober 1959. Namanya mengacu pada Pancasila "Lima prinsip resmi" Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*)
Baca Juga: Hari Ular Sedunia Diperingati Setiap 16 Juli, Berikut 3 Fakta Unik Satwa Ular
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?