NTB.Suara.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB melakukan pendampingan pengaplikasian identitas kependudukan digital sambil memberikan pelayanan perekaman dan mempercepat penyediaan kios adminduk di desa-desa.
"Pendampingan untuk mengaplikasikan identitas kependudukan digital sudah lama kami lakukan. Setiap turun ke desa atau ada event, pasti kami ikutkan dengan identitas kependudukan digital," kata Kepala DisDukcapil Kabupaten Lombok Barat, H Saepul Ahkam.
Hal itu dilakukan oleh Disukcapil Kabupaten Lombok Barat saat menyelenggarakan perekaman dan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Disdukcapil dengan tiga desa di kantor Desa Peteluan Indah, Kecamatan Lingsar, Senin (17/7/2023).
Identitas kependudukan digital atau IKD, jelas Ahkam, adalah identitas kependudukan versi digital. Kegunaan IKD sama persis dengan KTP fisik, terlebih Kementerian Dalam Negeri melalui Dirjen Dukcapil sudah mengarahkan agar instansi lain dapat menerima kegunaan IKD.
"Logikanya, hanya warga yang telah memiliki KTP elektronik atau minimal sudah rekam dan siap cetak yang bisa mengaplikasikan IKD," jelasnya.
Ia juga mengarahkan agar seluruh jajarannya bersama pemerintah desa bisa menyosialisasikan identitas kependudukan digital tersebut.
Pihaknya juga berusaha menyosialisasikan dan memfasilitasi pemanfaatan IKD melalui semua kegiatan eventual, setiap perekaman di lapangan, maupun pelayanan di kantor-kantor. Apalagi cakupan pemanfaatannya masih sangat sedikit.
Bagi masyarakat yang memiliki smartphone, lanjut Ahkam, bisa memulai pengaplikasian IKD dengan mendownload aplikasi Identitas Kependudukan Digital melalui Playstore atau AppStore. Selanjutnya, mengisi data yang dibutuhkan serta diverifikasi oleh staf Disdukcapil.
"Saat ini semua staf sudah siap mendampingi dan memfasilitasi, baik yang di kantor Disdukcapil maupun di Unit Pelaksana Teknis," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Giri Madia, Samiuddin menyambut gembira pengaplikasian IKD setelah aplikasi tersebut aktif melalui telepon genggamnya.
"IKD ini justru lebih aman. Tidak capek-capek kita mencari jika lupa di mana menaruhnya. Selalu bisa kita lihat dan pergunakan karena ada di HP," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 27 Februari 2026, Lengkap Waktu Salat dan Niat Puasa
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Jakarta 27 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 Kluster 2 Resmi Dibuka, 7 Kota Tujuan Ini Jadi Rebutan
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Kabar Gembira! Pemkab Bogor Gelar Pangan Murah di Cibinong, Harga di Bawah Pasar
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat