NTB.Suara.com - Kawasan wisata tiga gili di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi NTB, sedang dipadati para wisatawan domestik dan mancanegara pada musim ramai atau high season. Tak heran, pemandangan lautan turis asing membanjiri dermaga Gili Trawangan setiap hari sejak awal Juli 2023.
Momen banjir lautan turis asing di dermaga Gili Trawangan tersebut sempat diabadikan oleh Gubernur NTB Dr. H Zukieflimansyah dalam bentuk video berdurasi 24 detik dan diposting dalam akun media sosial Facebook dan Instagramnya, Senin (17/7/2023).
"Gili Trawangan luar biasa... Agustus akan semakin melonjak. Ayo terus perbaiki pelayanan kita pada masyarakat dan tamu2 kita," tulis Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB, dalam akun Facebook-nya.
Dalam video tersebut, tampak ribuan turis asing berdesakan mulai dari pinggir dermaga hingga lorong berukuran relatif sempit yang menjadi jalur keluar masuk ke dari dermaga menuju jalan utama Gili Trawangan dan sebaliknya.
Para turis asing tersebut sedang menunggu kedatangan kapal cepat yang akan mengangkut mereka ke Bali dengan waktu tempuh dari Gili Trawangan sekitar dua jam. Selain itu, ada juga yang baru tiba dari Pulau Dewata untuk menikmati liburan di Pulau Lombok.
Ketua Gili Hotels Association (GHA), Lalu Kusnawan menyebutkan bahwa tingkat kunjungan wisatawan ke Gili Trawangan sudah di atas 2.200 orang per hari sejak Juli 2023.
Para turis tersebut sebagian besar datang dari luar negeri yang ingin menikmati libur panjang sambil berwisata di Pulau Lombok, khususnya Gili Trawangan dengan rata-rata lama menginap selama tiga malam.
"Dari 2,200 wisatawan yang datang ke Gili Trawangan setiap hari, sebesar 99,9 adalah turis asing. Sebab musim liburan sudah mulai di luar negeri dan libur panjang di Eropa sampai tiga bulan, Juli, Agustus dan September," ucapnya.
Sebagian besar wisatawan yang datang ke Gili Trawangan menggunakan kapal cepat atau fast boat dari Bali. Salah satu perusahaan yang melayani rute pelayaran tersebut, yakni Eka Jaya Fast Boat dengan tarif Rp390 ribu hingga Rp455 ribu per orang.
Baca Juga: Relawan GSD Dorong Gibran Dampingi Prabowo Subianto Sebagai Cawapres 2024
Selain melalui jalur laut, ada juga wisatawan yang memanfaatkan jasa penerbangan helikopter. Hal itu terjadi saat kondisi cuaca ekstrem, sehingga ada kebijakan penutupan sementara jalur pelayaran dari Bali menuju Gili Trawangan dan sebaliknya. Tarifnya bervariasi, mulai dari Rp40 juta hingga Rp50 juta. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
1.400 Pengusaha Horeka di Bali Terancam Penjara
-
Pegadaian Tegaskan Emas Nasabah Aman di Tengah Lonjakan Permintaan
-
Barang KW Masuk Indonesia Gegara Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sebut Bisa Rugikan Ekonomi Nasional
-
Holding Statement Pegadaian Soal Ketersediaan dan Cetak Emas Fisik
-
Profil Samuel Lee, Peserta Single's Inferno 5 yang Isu Perselingkuhannya Bikin Heboh
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Adu Ranking Timnas Futsal Indonesia vs Iran Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
-
KPK Ungkap Ada Kode pada Amplop Berisi Uang yang Akan Dibagikan pada Kasus Bea Cukai
-
Skema Pembelajaran di Sekolah Selama Ramadan 2026
-
Prabowo Ajak PM Australia Anthony Albanese Hadiri Ocean Impact Summit di Bali