NTB.Suara.com - Melengkapi keunggulan alam dan kuliner yang dimiliki, Desa Wisata Hijau Bilebante di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus berupaya mengembangkan layanan yang disediakan, termasuk di layanan pijat kesehatan dan spa.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) turut mendukung inisiatif ini dengan mengadakan pelatihan Train the Trainer “Terapis Pijat Kesehatan & Spa” yang berlangsung pada 7-19 Agustus 2023.
Kegiatan ini merupakan kesempatan berharga bagi 20 peserta terpilih untuk mengembangkan kompetensinya, dan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata desa serta menciptakan peluang pekerjaan baru bagi masyarakat desa.
Pelatihan ini merupakan tanggapan terhadap antusiasme tinggi wisatawan akan paket wisata pijat kesehatan dan spa yang masih terbatas di Desa Wisata Hijau Bilebante, serta tingginya minat masyarakat pria di desa untuk menjadi terapis.
Mengingat terapis yang ada saat ini hanya terdiri dari wanita, inisiatif ini diharapkan dapat mengimbangi permintaan dari wisatawan pria, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan peluang pekerjaan baru bagi masyarakat desa khususnya pria di Desa Bilebante.
“Selain keindahan alam dan sentra UMKM, Desa Bilebante masih memiliki potensi besar untuk berkembang. Saya juga mengamati bahwa pemuda-pemuda desa juga sangat bersemangat untuk berinovasi. Oleh karena itu, BCA berkomitmen untuk terus membina dan mengembangkan kapasitas komunitas masyarakat di Desa Bilebante, termasuk pelatihan Train the Trainer “Terapis Pijat Kesehatan & Spa” ini. Kami berharap program ini dapat mengoptimalkan potensi pariwisata Desa Bilebante, serta menjadi salah satu roda penggerak perekonomian desa,“ ungkap Kepala KCU Cakranegara BCA Indrawanto Sahama.
Pelatihan akan dilanjutkan dengan uji coba pendampingan pada tanggal 19 Agustus 2023. Dalam uji coba ini, peserta pelatihan dapat mendemonstrasikan keterampilan yang mereka pelajari kepada wisatawan.
Mereka yang berkunjung tersebut meliputi wisatawan lokal dan mancanegara, hingga agen travel yang tertarik untuk mencoba pengalaman pijat kesehatan dan spa yang ditawarkan oleh masyarakat Desa Wisata Hijau Bilebante.
Kepala Desa Bilebante Rakyatulliwauddin menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan berkelanjutan BCA dalam memajukan Desa Wisata Hijau Bilebante.
Baca Juga: Apri/Fadia ke Final BWF World Championships 2023 Usai Bekuk Unggulan Korea
“Sejak awal, BCA telah memberikan berbagai pelatihan yang sangat relevan dengan kebutuhan komunitas lokal dalam pengelolaan desa wisata. Seperti hari ini, saya dengan yakin mengatakan bahwa Desa Bilebante telah mencapai kemajuan yang luar biasa. Kami harap paket wisata pijat kesehatan dan spa dapat dijalankan dengan tingkat keunggulan dan profesionalisme yang lebih baik, sehingga dapat menarik minat lebih banyak wisatawan ke desa tercinta ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Desa Wisata Hijau Bilebante telah menghadirkan sejumlah paket wisata yang menarik, seperti menyusuri sawah menggunakan sepeda dan ATV, penginapan homestay yang nyaman, serta kelas memasak dengan suasana perkebunan yang menyegarkan di Pasar Pancingan.
Tidak hanya itu, dari sisi UMKM lokalnya, Desa Wisata Hijau Bilebante juga telah menawarkan lebih dari 17 kuliner produk UMKM yang meliputi ayam merangkat, bakso rumput laut, berbagai olahan keripik, hidangan pelecing, dan banyak lagi.
Terbaru, desa ini juga telah menghadirkan aktivitas outbound yang merepresentasikan kesenian dan kebudayaan khas dari Desa Bilebante.
Dalam kesempatan terpisah, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn, menyampaikan bahwa kegiatan Train the Trainer Terapis Pijat Kesehatan & Spa bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat di Desa Wisata Hijau Bilebante.
Upaya pembinaan yang dilakukan BCA terhadap seluruh desa binaannya diharapkan mampu berkontribusi secara berkelanjutan dalam memberikan nilai
tambah ekonomi bagi komunitas dan daerah setempat.
“Kami telah menyaksikan langsung dampak dari dukungan yang diberikan perseroan kepada desa wisata di Bilebante. Sama halnya dengan desa-desa binaan Bakti BCA lainnya, dampak langsung dari pendampingan yang kami berikan adalah menjamin pengelolaan desa wisata yang mampu berdaya saing dan sustain. Melalui program ini, BCA juga mendukung program pemerintah Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja,” ungkap Hera. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun
-
Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Rumah Mewah di Sentul City Bogor Digeledah Gabungan Polri
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU