NTB.Suara.com - Nenek Rohaya kini sudah berpulang. Namun begitu, wanita berusia 77 tahun itu mengaku cinta mati dengan sang suami Slamet. Pria muda yang dinikahi ketika masih berusia 16 tahun. Kisah cinta dan pernikahan mereka pun viral, bahkan disorot media internasional dari Vietnam.
Kisah cinta antara Slamet dengan Nenek Rohaya yang sudah menjanda tiga kali ini telah menjadi perbincangan di masyarakat. Meskipun perbedaan usia mereka mencapai 39 tahun, hal itu tidak menghentikan kemesraan dan kebersamaan mereka. Slamet dan Rohaya memiliki cerita cinta yang unik, di mana cinta sejati memainkan peran utama.
Slamet dengan tulus menyatakan, "Kami menikah tanpa ada tekanan. Kami berdua benar-benar saling mencintai." Mereka tidak terpengaruh oleh pandangan negatif dari masyarakat sekitar. Bagi mereka, cinta adalah yang terpenting.
Pernikahan Slamet dan Nenek Rohaya menjadi sorotan media dan masyarakat. Meskipun kontroversial, Slamet mengungkapkan bahwa mereka memiliki malam pernikahan yang luar biasa. "Saya tidak menyangka istri saya seperti itu," tambahnya dengan senyum bahagia. Pernikahan mereka terjadi di kota Palembang, provinsi Sumatera Selatan, Indonesia.
Namun, pernikahan ini tidak luput dari kontroversi. Banyak orang yang memandang sebelah mata perbedaan usia yang signifikan antara keduanya. Pertanyaan tentang motif pernikahan mereka pun muncul. Apakah pernikahan ini murni karena cinta, ataukah ada faktor lain yang mempengaruhi keputusan mereka?
Meskipun Slamet dan Nenek Rohaya merasakan kebahagiaan dalam pernikahan mereka, perbedaan usia yang mencolok telah menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak yang mendukung kemesraan mereka, sementara yang lain menganggapnya sebagai hal yang aneh.
Dalam suatu kesempatan kepada awak media. Nenek Rohaya mengungkapkan bahwa sang suami adalah tipikal pencemburu.Slamet sering mengunci pintu rumah saat Nenek Rohaya hendak keluar. Ini disebabkan oleh rasa cemburu Slamet yang takut istrinya akan 'dirampok' oleh pria lain.
Meski awalnya menimbulkan konflik, Rohaya kemudian meredam perasaan Slamet dengan cinta dan pengertian. Rohaya yang sudah memiliki tiga cucu ini pernah mengungkapkan, "Dio ini cemburu, saya dikunci dari luar, dia takut saya melirik laki-laki lain." Namun, dia mengaku sudah cinta mati dengan Slamet. (*)
Baca Juga: Cek LINK! Harga dan Cara Beli Tiket Pertandingan Timnas Indonesia vs Turkmenistan
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan