NTB.Suara.Com-Mendunia, Pabrik Mobil Balap Klasik di Gianyar Bali Ini Juga Ciptakan Mobil Milik James Bond.
Terletak di Ketewel, Gianyar, Tuksedo Studio kini mendunia lewat pembuatan mobil balap klasiknya. Studio ini membuat replika sejumlah merk super car klasik dunia. Seperti Mercedes, Porsche hingga mobil klasik Aston Martine DB5 yang dipakai aktor Sean Connery dalam film James Bond.
Tuksedo Studio kini mendunia. Pesanan tak hanya datang dari dalam negeri. Tetapi juga dari Eropa dan Amerika. Harga yang dibanderol pun tak main-main.
Per unit mobil replika yang dibuat Tuksedo Studio dipatok harga termurah di kisaran Rp2 miliar. Sementara untuk yang paling mahal berada di kisaran Rp5 miliar ke atas.
Tuksedo Studio mempekerjakan sebanyak kurang lebih 80 orang karyawan. Mereka mimiliki tugas masing-masing. Mulai dari pembuatan sasis, hingga proses finishing.
Pudji Handoko selaku pendiri Tuksedo Studio mengatakan bahwa dirinya memulai usaha ini 7 tahun silam. Saat itu dia membuat tiruan mobil pertamanya sendirian. Mobil pertama ini jenis Porsche 356 yang dimana aslinya merupakan mobil keluaran tahun 50-an.
Lalu sekitar tahun 2020, dirinya membuka Tuksedo Studio di Ketewel Gianyar dan mulai merekrut karyawan. "Saya basiknya soerang arsitek. Dulu saya tinggal di Bintaro, kemudian pindah ke Bali," katanya.
Dijelaskannya bahwa Tuksedo Studi meniru atau membuat replika mobil balap klasik merk terkenal yang dimana hak paten desainnya sudah dilepas. Mesin yang dipasang pada mobil buatannya ini pun mesin asli dari merk tersebut.
Begitu juga logo mobil yang dipasang merupakan asli. "Mesin kami pakai yang sesuai dengan desainnya. Sesuaikan dengan merk atau desain yang dibuat. Logo yang terpasang di mobil saya beli dan pasang yang aslinya," bebernya.
Baca Juga: Pesan Emosional AHY Saat SBY Ulang Tahun ke-74, Tipikal Leo Banget?
Dijelaskannya bahwa beberapa tahun ini, Tuksedo Studio hanya bisa memproduksi 5 unit mobil per tahun. Hal itu karena tingkat kerumitan dan proses pengerjaan yang memang dilakukan sangat detail.
Berita Terkait
-
Fakta Baru, Tali Sling Lift Jatuh di Ubud Bukan Dikurangi Namun Diganti Total Jadi Hanya 1
-
Kapolres Gianyar Pastikan Ada Tersangka di Kasus Lift Jatuh di Ubud
-
Servis Lift di Ayuterra Resort Tak Dilaporkan, Kadisnaker Sebut Standar K3 Belum Diuji Kembali
-
Fakta dari Lift Maut yang Jatuh di Ubud, Tali Sling Tinggal 1 Dan Tak Punya Rem Darurat
-
Choi Duk Jun Puas Mercedes-Benz Kenalkan EV Seru di GIIAS 2023, Ini Harapannya untuk Gelaran Tahun Depan
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho