NTB.suara.com - Belakangan viral soal harga sebuah ban truk tambang termurah di Indonesia. Harganya tak main-main. Jika dipukul rata, harga ban truk itu umumnya dikisaran Rp 300 juta atau dua biji harga Toyota All New Agya tipe termurah.
Harga yang terbilang cukup tinggi itu tentu berdasar mobilitas dan medan yang harus ditempuh truk-truk tambang. Tengok saja untuk harga truk tambang, contohnya di PT Freeport Indonesia. Truk raksasa yang mereka miliki umumnya adalah tipe 797 di tambang Grasberg, Papua. Harga truknya saja mencapai Rp 100 miliar dengan harga satu biji ban dikisaran harga Rp 300 juta sampai Rp 500 juta.
Belum lama ini juga heboh di media sosial soal harga ban truk di PT RPP Contractor Indonesia. Di laman facebook pekerja tambang yang dikutip, Sabtu 16 September 2023. Ada juga gapura atau ikon yang mengingatkan pekerja agar merawat ban kendaraan mereka. Sebab, harganya terbilang sangat mahal. "Saya seharga Rp 230 juta, saya mahal lho. Tolong rawat saya ya," begitu tulisan dalam gapura ban tersebut.
Sontak postingan tersebut viral dan mendapat beragam tanggapan dari warganet. Ada yang menilai harga tersebut seharusnya bisa ditekan karena karet banyak dikebunkan di Indonesia. Ada juga yang mengingatkan agar ada alih daya kemampuan dalam membuat ban untuk industri di dalam negeri. Jika itu terjadi, maka harga ban tentu tak semahal itu. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial