NTB.suara.com - Honda, salah satu produsen motor terkemuka di dunia, kembali memukau pecinta otomotif dengan produk terbarunya. Dikenal sebagai Honda Tapas atau Hodata Pas, motor ini telah resmi diluncurkan di pasar Cina. Desainnya yang memikat, menggabungkan elemen-elemen klasik dan modern, menjadikannya pilihan menarik bagi pengendara yang menginginkan gaya klasik dengan sentuhan futuristik.
Honda Tapas dikabarkan juga akan menjadi senjata Honda untuk mengobrak-abrik pasar Vespa di Indonesia. Apa sebab? Bodinya yang gembot mirip Vespa. Tentu, menjadi salah satu daya tarik selain harga yang terbilang rendah. "Motor ini secara dimensi dan mesin lebih imut dari Scoopy," begitu kata narator dalam video "Honda Tapas Adik Scoopy Cuma 18 Jutaan! Elegant & Canggih!" di kanal Youtube @R Indra Permana dikutip, Sabtu 16 September 2023.
Salah satu hal yang pertama kali mencuri perhatian pada Honda Tapas adalah desainnya yang unik. Bagian depannya dilengkapi dengan headlamp LED dan Daytime Running Light (DRL) yang memberikan tampilan futuristik pada skutik ini. Lampu depan berbentuk kapsul, sedangkan lampu rem dan sein belakang berbentuk persegi panjang, memberikan identitas visual yang kuat.
Bagian desain lainnya yang mencolok adalah pelek model palang 3 yang memberikan kesan imut dan menarik, serta ban yang tebal untuk memberikan stabilitas ekstra saat berkendara. Meskipun memiliki mesin berkapasitas 102 cc yang tergolong kecil, Honda Tapas menawarkan performa yang cukup baik untuk keperluan transportasi harian. Mesin 4-tak dengan tingkat kompresi 9,5 banding 1 menghasilkan tenaga sebesar 7,1 daya kuda (DK) pada 7500 RPM dan torsi maksimum sebesar 7,4 Nm pada 6000 RPM. Kecepatan tertingginya mencapai sekitar 80 km/jam, yang sudah cukup memadai untuk perjalanan sehari-hari.
Yang membuatnya semakin menarik adalah efisiensi bahan bakarnya. Dengan kapasitas tangki bahan bakar 5,7 liter dan konsumsi bahan bakar sekitar 43,5 km/l, motor ini dapat menempuh jarak hingga sekitar 247,5 km saat tangki bahan bakar terisi penuh. Ini adalah kabar baik bagi mereka yang ingin menghemat uang di pompa bensin.
Honda Tapas juga dilengkapi dengan beberapa fitur yang membuatnya semakin istimewa. Instrumen analog memberikan sentuhan klasik, sementara USB charger memudahkan pengguna untuk mengisi daya perangkat elektronik mereka saat dalam perjalanan. Terdapat juga bagasi luas di balik jok dan rak belakang yang berguna untuk membawa barang bawaan.
Honda Tapas telah resmi diluncurkan di pasar Cina dengan harga setara 17,3 jutaan rupiah. Namun, untuk ketersediaannya di pasar Indonesia, masih belum ada informasi resmi dari pihak Honda Indonesia. Pecinta motor klasik di Indonesia tentu menantikan kehadiran motor ini di tanah air dengan harga yang kompetitif dan fitur yang menarik. Dengan desain yang unik, performa yang efisien, dan fitur-fitur modern, Honda Tapas berpotensi menjadi pilihan menarik bagi penggemar sepeda motor di Indonesia jika dirilis di pasar domestik.
Honda Tapas, atau dikenal sebagai Hodata Pas, adalah skutik retro baru dari pabrikan Honda yang menggabungkan desain atraktif dengan sentuhan klasik dan modern. Mesin efisien, bobot ringan, serta konsumsi bahan bakar yang hemat membuatnya cocok sebagai kendaraan harian. Dengan harga yang terjangkau dan fitur-fitur menarik, Honda Tapas memiliki potensi untuk menjadi motor yang diminati jika hadir di pasar Indonesia. Terus pantau informasi terbaru dari Honda Indonesia untuk mendapatkan kabar lebih lanjut tentang ketersediaan motor ini di Indonesia. (*)
Baca Juga: Terlibat Pelecehan Seksual, Begini Nasib Dodi Hidayatullah Eks Adam Musik Sekarang
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara
-
Lika-liku Keuangan Anak Muda Zaman Now: Cuma Mau Hidup Hemat Tanpa Merasa Tertekan
-
Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
QRIS IndonesiaChina Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Hamil, Dikawinkan, Dicerai, Dikawinkan Lagi: Kisah Pilu Santriwati Korban Kiai Cabul Ashari di Pati
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan