NTB.Suara.com - Timnas Indonesia U17 sudah mulai menjalani pemusatan latihan dan uji coba di Jerman. Tim asuhan Bima Sakti akan merasakan tempat legenda Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas berlatih di klub Jerman pada usia 19-an tahun.
Diketahui, saat usianya masih belasan tahun, Bambang Pamungkan sempat menimba ilmu di luar negeri. Dia pernah trial di Roda JC (Belanda), FC Koln (Jerman), dan Borussia Monchengladbach (Jerman), sebelum akhirnya dikontrak EHC Norad (Belanda).
Bambang Pamungkas menceritakan penggalan ketika dia berlatih di Borussia Monchengladbach tahun 1999. Hari pertamanyadia bertemu dengan beberapa pemain top yang kelak menjadi megabintang di klub-klub raksasa Eropa.
Di antaranya pemain yang bertemu dengannya di Borussia Monchengladbach adalah Toni Polster, Robert Enke, Sebastian Deisler.
Toni Polster adalah striker Austria. Sedangkan Robert Enke adalah kiper Timnas Jerman yang di kemudian hari membela Benfica hingga Barcelona. Dan Sebastian Deisler adalah pemain Timnas Jerman yang kelak Bayern Munchen.
Nah, tempat berlatih Bambang Pamungkas muda itulah yang akan menjadi tempat berlatih Garuda Muda.
Dilansir dari laman PSSI, Timnas U17 sudah mulai melakoni latihan ringan adaptasi selama 45 menit pada Selasa, 19 September 2023 2023. Mereka akan berada di Jerman sampai 23 Oktober.
Borussia Muenchengladbach dan Borussia Dortmund akan menjadi tuan rumah selama Timnas U17 menetap di Jerman.
“Tempat latihannya, sangat representatif. Ada empat lapangan, kami bisa menggunakan dua di antaranya, buat pagi dan sore. Bahkan kita juga mendapatkan lapangan sintetis di Lapangan Latihan Borussia Muenchengladbach,” kata pelatih Timnas U17, Bima Sakti.
Baca Juga: Jahatnya Komentar Netizen ke Bima Sakti dan Timnas Indonesia U17, Dari Lokal Pret-Pemain Titipan
Latihan tersebut, kata dia, digelar di markas klub Bundesliga, Borussia Muenchengladbach. Ini bagian persiapan menuju Piala Dunia FIFA U-17 yang akan digelar pada 10 November hingga 2 Desember 2023 di Indonesia.
Tim U-17 juga akan mengikuti enam pertandingan uji coba melawan berbagai tim usia muda di Bundesliga guna meningkatkan skill dan kesadaran taktikal.
“Saat tiba di Jerman, kami sempat mampir ke Stadion Borussia Park dan di sana kita lihat situasi di lapangan, rencana pada akhir pekan kami akan nonton pertandingan Borussia Muenchengladbach. Saya pikir ini kesempatan yang langka dan membuat para pemain bisa menjadi pengalaman dan motivasi mereka,” jelasnya.
Dia menjelaskan, selama di Jerman, mantan pemain Bundesliga dan pelatih Frank Wortmuth yang jadi konsultan pelatih tim U17 akan mendampingi sekaligus memantau latihan selama pemusatan latihan.
“Merupakan kesempatan berharga buat tim U-17 bisa menggelar persiapan di sini, bisa menggelar uji coba melawan klub-klub Bundesliga. Kita bisa mencoba beberapa alternatif game plan kita,” ujar Bima.
Dalam Piala Dunia U17, Timnas U17 masuk Grup A, bersama Ekuador, Panama, dan Maroko. Timnas U17 menggunakam Stadion Gelora Bung Tomo sebagai kandang mereka. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Rencana Pendidikan Solo 2026, Respati Fokus Kesejahteraan Guru dan Kualitas Pembelajaran
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
Nyawa Seharga Buku: Tragedi Siswa SD di NTT, Sesuram Itukah Pendidikan Indonesia?
-
Inara Rusli dan Insanul Fahmi Tak Semesra Awal-Awal Nikah, Pasrah Bila Diceraikan
-
5 Fakta Bocah 7 Tahun Tewas Hanyut di Selokan Driyorejo Gresik