/
Kamis, 21 September 2023 | 14:15 WIB
Erick Thohir Tak Berani Hukum Klub Miliknya? Beda Sikap ke Persis dengan ke Persija-PSM soal Tahan Pemain (@kaesangp)

Pernyataan lebih pedas dan terang-terangan disampaikanKetua Badan Tim Nasional Kombes Sumardji. Dia  jengkel karena beberapa klub tidak melepas pemainnya untuk Piala AFF U23.

"Yang membuat kami prihatin, saya sangat kecewa dengan tidak hadirnya dua pemain dengan alasan berbagai macam. Pertama Persija Jakarta (Rizky Ridho), yang kedua PSM Makassar (Dzaky Asraf)," kata Sumardji.

Dia menyoroti soal kapten timnas Rizky Ridho yang tidak dilepas Persija.

"Kalau kapten timnas Ridho saja tidak dikasih, yang harus kami pikir pada saat pertandingan. Pada saat kompetisi lawannya negara lain, Malaysia, Vietnam, Thailand, terus kita kalah, hasilnya minus, mau ditaruh di mana harga diri bangsa?" tegasnya.

Namun, kali ini para petinggi PSSI tidak ada yang menyoroti sikap Persis Solo yang tidak melepas Sananta. Tidak seperti waktu PSM dan Persija tidak mau melepas pemainnya.

Sebelumnya pelatih Indra Sjafri mengaku bahwa PSSI sudah memanggil 22 nama. Namun, ada beberapa klub yang minta agar pemainnya ditahan sementara untuk mengikuti pertandingan Liga 1 pada 16 September 2023. Kemudian akan menyusul ke China.

Akan tetapi, setelah pertandingan Persis vs PSIS, muncul kabar baru bahwa Persis tidak bisa melepas Sananta. 

Pihak Persis dalat rilisnya menyatakan mereka krisis penyerang. Sebab, Irfan Jauhari cedera karena ikut Piala AFF 2023, Arkhan Kaka dikut pelatnas Timnas U17 di Jerman, dan dan Fernando Rodriguez ke Spanyol untuk keperluan keluarga.

"Berdasarkan pertimbangan tersebut, dengan berat hati PERSIS harus mengambil keputusan untuk mempertahankan Sananta karena keterbatasan skuad–khususnya untuk lini serang," begitu pernyataan Persis di laman klub.

Baca Juga: Bung Akmal Singgung Sanksi PSSI ke Persis Solo yang Tahan Ramadhan Sananta, Kolega Kaesang Pangarep Sewot

Sikap yang berbeda dari PSSI terhadap Persis dengan Persija dan PSM sempat memantik perdebatan publik. Salah satu pengamat sepak bola, Akmal Marhali sempat mempertanyaan apakah PSSI berani menghukum Persis Solo. (*) 

Load More