Foto / News
Kamis, 05 Februari 2026 | 18:51 WIB
Warga bersama TNI, Polri dan BPBD Kudus berusaha menutup tanggul jebol di Desa Pladen, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (5/2/2026). [ANTARA FOTO/Nirza/agr/wsj]
Anggota polisi bersama warga membersihkan rumah dari material lumpur usai banjir merendam Desa Pladen, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (5/2/2026). [ANTARA FOTO/Nirza/agr/wsj]
Warga mendorong sepedanya saat melintasi jalan desa yang terendam banjir di Desa Pladen, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (5/2/2026). [ANTARA FOTO/Nirza/agr/wsj]
Warga bersama TNI, Polri dan BPBD Kudus berusaha menutup tanggul jebol di Desa Pladen, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (5/2/2026). [ANTARA FOTO/Nirza/agr/wsj]

Suara.com - Warga bersama TNI, Polri dan BPBD Kudus berusaha menutup tanggul jebol di Desa Pladen, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (5/2/2026).

Banjir yang melanda Desa Pladen itu disebabkan karena jebolnya tanggul Sungai Nglangak yang berakibat air meluap ke permukiman dan merendam ratusan rumah warga.

Petugas gabungan bersama warga melakukan penanganan darurat dengan menutup bagian tanggul yang jebol menggunakan karung berisi pasir serta material lain untuk menahan aliran air.

Selain itu, BPBD setempat juga melakukan pemantauan kondisi debit sungai dan mendata warga terdampak, sementara sebagian warga berupaya menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman. [ANTARA FOTO/Nirza/agr/wsj]

Load More