NTB.suara.com - Hummer H3, kendaraan bergaya SUV menjadi pilihan bagi mereka pecinta off-road. Dibuat oleh General Motors (GM) di Amerika Serikat dari tahun 2005 hingga 2010, kendaraan ini menonjol dengan desain bodi yang besar dan kokoh yang dapat mengatasi permukaan yang kasar dan berlumpur.
Hummer H3 menjadi obat macho bagi pecinta petualangan. Di Indonesia, Hummer H3 dibanderol dengan harga berkisar antara 925 juta hingga 990 juta rupiah, menjadikannya kendaraan mewah yang menarik bagi pecinta petualangan.
Pengalaman berkendara dengan Hummer H3 sangat memikat, terutama saat Anda harus menaklukkan medan berbukit dan licin. Selain performa off-road yang tangguh, mobil ini juga dilengkapi dengan sistem suara yang istimewa, memberikan kenyamanan ekstra dalam perjalanan jauh. Interior kabinnya dirancang dengan kemewahan dan kenyamanan sebagai fokusnya, membuatnya sempurna untuk perjalanan jarak jauh yang nyaman. Bahkan untung seri H3 menjadi versi Hummer yang paling nyaman dan aman untuk anak-anak dan keluarga.
Mesinnya yang bertenaga tinggi dengan kapasitas 3,7 liter menghasilkan 242 tenaga kuda, memungkinkannya melintasi medan yang menantang seperti perbukitan curam dengan mudah. Sistem penggerak empat roda membuat Hummer H3 mampu melaju dengan stabil, bahkan di permukaan licin seperti jalan basah atau berlumpur saat hujan badai, memberikan ketenangan kepada pengemudi dalam kondisi seperti itu.
Namun, seperti kendaraan lainnya, Hummer H3 memiliki kelebihan dan kekurangan. Salah satu kekurangannya adalah efisiensi bahan bakar yang kurang ideal, karena mesin yang besar dan bobot yang berat. Selain itu, ukuran yang layaknya tank karena besar dan struktur kokohnya membuatnya kurang gesit saat bermanuver di gang-gang kota yang sempit atau tempat parkir. Tidak hanya itu, pembelian Hummer H3 juga harus mempertimbangkan biaya perawatan yang tinggi. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Trending di Steam, Sea of Remnants Bakal Menjadi Game RPG Gratis Tahun Ini
-
Sang Kakak Spill Tipis-Tipis, Intip Potret Pernikahan Virgoun dan Lindi Fitriyana
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
-
Ulasan Film Rajah: Teror Mistis Jawa yang Intens dan Mencekam!
-
4 Film dan Serial Klasik Produksi Luar Negeri Cocok Ditonton Saat Ramadan
-
Kinerja 2025, BRI Bukukan Rp57,132 Triliun dan Perkuat Dukungan bagi Rakyat
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Laba Tembus Rp57,132 Triliun, BRI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Kerakyatan
-
Asal-Usul Anak Angkat yang Dicurigai Punya Hubungan Gelap dengan Ibu Tiri Nizam