Foto / News
Kamis, 16 April 2026 | 19:13 WIB
Sejumlah aktivis dari kolektif merpati saat menggelar aksi solidaritas untuk Andrie Yunus di depan Markas Puspom TNI, Jakarta, Kamis (16/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah aktivis dari kolektif merpati saat menggelar aksi solidaritas untuk Andrie Yunus di depan Markas Puspom TNI, Jakarta, Kamis (16/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah aktivis dari kolektif merpati saat menggelar aksi solidaritas untuk Andrie Yunus di depan Markas Puspom TNI, Jakarta, Kamis (16/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah aktivis dari kolektif merpati saat menggelar aksi solidaritas untuk Andrie Yunus di depan Markas Puspom TNI, Jakarta, Kamis (16/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah aktivis dari kolektif merpati saat menggelar aksi solidaritas untuk Andrie Yunus di depan Markas Puspom TNI, Jakarta, Kamis (16/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sejumlah aktivis dari kolektif merpati saat menggelar aksi solidaritas untuk Andrie Yunus di depan Markas Puspom TNI, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Dalam aksi, mereka menuntut agar kasus dugaan percobaan pembunuhan terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus yang disiram air keras, aga diadili melalui peradilan umum atau sipil.

Aksi tersebut juga menyoroti keterlibatan oknum militer dalam kasus ini, setelah Pusat Polisi Militer TNI menahan empat anggota yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

Kasus ini juga dinilai sebagai ancaman serius terhadap pembela HAM, serta mendesak pengusutan transparan hingga aktor intelektual agar tidak terjadi impunitas dalam penegakan hukum. [Suara.com/Alfian Winanto]

Load More