- Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali menegaskan partainya tidak terlibat dalam laporan GAMKI terhadap Jusuf Kalla.
- Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Ali di Solo pada Kamis (16/4/2026) untuk menegaskan sikap independensi partai tersebut.
- Ahmad Ali menawarkan diri menjadi penengah untuk memediasi polemik antara Sahat Martin Philip Sinurat dan Jusuf Kalla.
Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan laporan yang dilayangkan Ketua Umum GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, terhadap Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK).
Hal itu ditegaskan Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali kepada awak media saat kunjungannya ke Solo, usai rangkaian kegiatan di Yogyakarta.
“Saya tegaskan, jangan kaitkan laporan Sahat dengan PSI. Itu bukan sikap partai. Sahat melapor dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum GAMKI, sebuah organisasi yang independen dan sudah lama berdiri bahkan sebelum PSI ada,” kata Ahmad Ali dalam keterangan tertulis, Kamis (16/4/2026).
Ahmad Ali menjelaskan sejak awal, PSI telah menginstruksikan seluruh kader untuk tidak terlibat dalam polemik terkait pernyataan JK.
“PSI sudah jelas dari awal: kita tidak masuk ke dalam polemik ini. Kita menghormati semua pihak, termasuk Pak JK sebagai tokoh bangsa,” ujar Ahmad Ali.
Menurutnya, menjaga ketenangan publik dan etika komunikasi politik jauh lebih penting dibanding memperkeruh situasi.
Ahmad Ali sekaligus menekankan kedekatan personal dengan kedua pihak tidak boleh dipelintir menjadi sikap politik tertentu.
“Sahat itu adik saya, Pak JK itu kakak saya. Tapi itu hubungan personal. Tidak bisa serta-merta disimpulkan bahwa apa yang disampaikan Sahat adalah sikap saya atau PSI,” kata Ahmad Ali.
Ahmad Ali mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi yang memberi ruang bagi organisasi dan individu untuk bersikap.
Baca Juga: Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
Ahmad Ali mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan JK terkait laporan tersebut.
“Beberapa waktu lalu Pak JK sudah menelepon saya. Saya melihat ini perlu diselesaikan dengan kepala dingin. Saya siap menjadi penengah untuk mediasi dalam waktu dekat agar ada jalan keluar yang baik untuk semua pihak,” ungkap Ahmad Ali.
Ahmad Ali berharap polemik ini tidak melebar menjadi konflik yang merusak harmoni antar kelompok masyarakat.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga persatuan.
“Jangan semua hal dipolitisasi. Kita jaga ruang publik tetap sehat, saling menghormati, dan tidak saling menyerang,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Ustaz Abdul Somad Unggah Foto Bareng Jusuf Kalla, Singgung Soal 'Makar'
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Kaesang Tanggapi Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Kaesang Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi