Suara.com - Delapan raksasa otomotif Jepang bekerja sama untuk mengembangkan mesin ramah lingkungan dan untuk menjalin kekuatan melawan pabrikan-pabrikan mobil Barat, demikian dilaporkan harian Nikkei, seperti dikutip Phys.org, Senin (19/5/2014).
Toyota, Honda, Nissan, Suzuki, Mazda, Mitsubishi, Daihatsu, dan Fuji Heavy sepakat bekerja sama untuk merancang dan menciptakan mesin mobil yang produksi emisi karbon dioksida-nya sesuai dengan standar lingkungan hidup.
Didampingi oleh Universitas Tokyo dan Universitas Waseda, delapan perusahaan itu berikhtiar bahwa pada 2020 mereka akan menghasilkan mesin diesel yang emisi karbon dioksida-nya turun 30 persen dibanding tingkat emisi pada 2010.
Perusahaan-perusahaan itu berencana untuk memanfaatkan teknologi itu secara komersial pada baik mobil diesel maupun berbahan bakar bensin. Langkah itu diambil untuk bersaing dengan para pesaing di Eropa di tengah meningkatnya permintaan akan mobil-mobil ramah lingkungan.
Proyek itu diperkirakan akan memakan biaya hingga 2 miliar yen atau sekitar Rp225,7 miliar di tiga tahun pertama. Pemerintah Jepang akan memberikan subsidi sebesar dua per tiga dari anggaran yang digunakan pada tahun pertama.
Sebenarnya merek-merek mobil Jepang sejak lama unggul dari mobil-mobil Eropa dalam hal tingkat emisi dan efisiensi bahan bakar. Tetapi beberapa tahun belakangan Volkswagen dan BMW, dua produsen mobil Jerman, berhasil mengalahkan Jepang, terutama dalam pengembangan mesin diesel. (Phys.org)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Pilihan Ban Belakang Honda Vario 125: Nyaman, Awet Dipakai Jangka Panjang
-
5 Mobil Bekas Paling Irit Bensin dari Mitsubishi: Tahun Muda, Berapa Harganya?
-
BYD Bangun Sirkuit "Gurun Pasir" Indoor Pertama di Dunia untuk Pengujian Kendaraan Listrik
-
Volkswagen ID. Era 9X EREV Resmi Debut: Performa Kencang, Jarak Tempuh Makin Jauh
-
Irit, Murah tapi Berkelas: Harga Toyota Camry Hybrid 2013 Kini Terjangkau, Brio Minggir Dulu
-
Strategi Kia Sales Indonesia Ekspansi Bisnis Mobil Korea di Pasar Otomotif Nasional
-
4 Pilihan Suzuki Ignis 2018, Urban SUV Sporty yang Irit Pas Buat Kantong Mahasiswa
-
Harga Kijang Innova Reborn Terbaru, Pilihan Bagi yang Belum Berminat Beralih ke Innova Zenix
-
5 Komponen Vital yang Wajib Dicek Tiap 10.000 KM Agar Mesin Mobil Awet, Bukan Oli Saja yang Dicek
-
Bukan Indonesia, Jepang Pilih Langganan Impor Mobil dari Negara Sebelah