Suara.com - Pemerintah Cina berencana melarang lebih dari lima juta unit kendaraan uzur untuk beredar di jalanan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menurunkan tingkat polusi udara.
Sebanyak 5,33 juta kendaraan yang tidak memenuhi standar emisi Cina akan diminta berhenti beroperasi tahun ini. Di Beijing sendiri, jumlahnya mencapai 330.000 unit. Sementara itu, di Hebei, provinsi yang memiliki kota-kota dengan tingkat polusi paling tinggi, ada sebanyak 660.000 mobil yang akan terkena kebijakan baru itu.
Menurut badan pengawas lingkungan Cina, emisi kendaraan bermotor menyumbang 31 persen partikel berbahaya di udara. Partikel itu dikenal dengan sebutan PM 2,5. Sementara itu, 22,4 persen partikel polutan berasal dari pembakaran batu bara.
Selain itu, pemerintah berniat membatasi jumlah kendaraan yang boleh beroperasi hanya sebanyak 5,6 juta unit saja pada tahun ini. Jumlah itu akan ditingkatkan menjadi 6 juta unit pada tahun 2017.
Terkait upaya menekan polusi dari pembakaran batu bara, pemerintah akan menutup sistem pemanasan dengan batu bara pada pembangkit listrik, pabrik baja, dan pabrik semen. Tujuannya adalah untuk menurunkan emisi polutan sulfur dioksida dan nitrogen oksida. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?
-
Benarkah Pemerataan Lapangan Kerja Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi?
-
Polusi Udara Level 'Aman' Tetap Berisiko Bagi Kesehatan, Apa Dampaknya?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia