Suara.com - Badan Keamanan Lalu Lintas Amerika Serikat (AS) atau The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menuntut pabrikan mobil eksotis Ferrari, karena lalai melaporkan tiga kecelakaan fatal dalam kurun waktu yang ditentukan. Ferrari juga disebut tidak menyerahkan laporan selama tiga tahun.
Tuntutan dengan nominal mencapai sekitar Rp42 miliar pun harus dihadapi oleh Ferrari. Denda tersebut diberlakukan untuk menekan produsen otomotif itu perihal masalah keselamatan, dengan kemungkinan adanya penarikan kembali atau recall.
"Tidak ada alasan untuk tidak menaati peraturan. Dan tindakan agresif kami menandakan bahwa seluruh produsen akan mengalami hal yang sama, jika mereka tidak ikut mendukung misi agar berkendara di jalan tetap aman," ungkap US Transportation Secretary, Anthony Foxx, seperti dilansir laman USA Today.
Dalam kasus ini, Ferrari dianggap lalai memberikan laporan awal sejak pertengahan 2011 hingga kuartal kedua 2014.
"Mereka juga tidak melaporkan tiga kecelakaan," kata Foxx. [Deny Yuliansari]
Berita Terkait
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
-
Polisi Pastikan SIM Digital Sah Jadi Pengganti Kartu Fisik Saat Pemeriksaan Jalan Raya
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi
-
Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?
-
Begini Wujud Mobil Ferrari yang Dirancang Desainer Apple, Cakep atau Skip?
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Bukan Sekadar Mobil Pikap Ternyata Isuzu Traga Bisa Disulap Jadi Bus Penumpang
-
Terpopuler: CR-V Bekas Tahun ke Tahun, MPV Baru Suzuki Setara Voxy
-
Spesifikasi Honda CR-V dan Harga Bekas Tahun ke Tahun, Begini Plus Minusnya Menurut Pakar
-
Belum Pernah Untung Sejak Berdiri, VinFast Jual Pabrik di Vietnam
-
Adu Harga dan Fitur Suzuki Fronx vs Honda WR-V vs Kia Sonet, Mending Mana?
-
Masalah Airbag Honda Seret Hampir Satu Juta Unit Mobil, Civic Sampai CR-V Masuk Daftar
-
Harga Motor Honda Ini Meroket Nyaris Rp36 Juta Sejak Rilis Perdana, Masih Worth It untuk Dibeli?
-
Kenalan sama MPV Mewah Terbaru Suzuki Landy: Gengsi Sekelas Voxy, Harga ala Innova
-
Induk TikTok Mulai Garap Otak Mobil Listrik Lewat Kolaborasi dengan Seres Group
-
Eks Rider MotoGP Puji Aksi Veda Ega Pratama di Sirkuit Mugello: Balapan Sangat Kacau