Suara.com - Varian mobil multifungsi, Multi Purpose Vehicle masih akan menjadi segmen dengan kontribusi terbesar untuk pasar otomotif Indonesia, demikian dikatakan Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM), Rahmat Samulo.
Dia mengatakan bahwa meski segmen mobil kompak dan mobil murah terus naik, volumenya tidak akan bisa menggantikan mobil-mobil MPV di Tanah Air.
"Itu valid. Bahwa kompak tidak akan pernah bisa sebesar MPV," katanya di Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/11).
Samulo membeberkan bahwa optimismenya itu berdasarkan pada survei yang dilakukan PT. TAM terhadap pasar Indonesia. Samulo mengatakan desain mobil MPV sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia dan dengan kondisi alam Tanah Air.
"Ground clearance tinggi dan muat banyak," singkat dia.
Karakter konsumen di Indonesia, menurutnya, menyukai mobil dengan fungsi yang banyak. Kendaraan harus bisa digunakan untuk pribadi dan keluarga. Adapun MPV di masih menguasai 30 persen pasar mobil di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Murah untuk Belajar Nyetir, Honda Vario 160 Terbaru Dikabarkan Meluncur Akhir Juni
-
Lampu Hijau Bukan Berarti Boleh Jalan, Ini Aturan Yellow Box Junction yang Sering Dilanggar
-
Uji Visibilitas dan Manuver, 3 Alasan Teknis Kenapa Honda BeAT Nyaman Banget Buat Night Ride
-
Aldi Satya Mahendra Tantang Elite Dunia di Misano Demi Amankan Posisi Klasemen
-
Harga Xpander Cross Juni 2026 Naik Rp3 Juta, Cek Spesifikasi Lengkapnya
-
Hyundai Siapkan Mobil Listrik Ioniq V Hadapi Ketatnya Persaingan Mobil Listrik di China
-
Performa GR Yaris Rally2 Bawa Ryan Nirwan Selangkah Lagi Jadi Juara Nasional
-
Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
-
TAFS Diduga Gunakan Matel untuk Tagih Konsumen, OJK Siap Beri Sanksi
-
Efek Rupiah Loyo, Harga Sparepart Moge Ducati Melonjak 20 Persen per 8 Juni 2026