Suara.com - Paus Fransiskus pada akhir pekan kemarin menghabiskan waktu untuk melawat ke Filipina dan uniknya dalam lawatan itu ia tidak menggunakan mobil mewah buatan Eropa untuk dikendarai, tapi hanya mengendarai "jeepney", angkutan umum yang sudah menjadi simbol kebudayaan rakyat Filipina.
Jeepney sendiri biasanya adalah jeep bekas militer Amerika Serikat, yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga lebih panjang dan bisa memuat lebih banyak penumpang. Lazimnya Jeepney didekorasi dengan beragam lukisan penuh warna dan digunakan sebagai angkutan umum di kota maupun desa di Filipina.
Tetapi jeepney yang dijadikan "popemobile" di Filipina pada Minggu (18/1/2015) itu, dicat putih bersih, meski tetap terbuka tanpa pembatas, dan tanpa kaca antipeluru untuk melidungi paus dari ancaman orang tidak bertanggung jawab.
Mengendarai jeepeney, paus berusia 78 tahun itu berkeliling, menyapa jutann umat Katolik di Manila yang menyambutnya dalam perjalanan menuju Rizal Park, tempat dia merayakan misa pada Minggu kemarin.
Paus Fransiskus terpaksa mengenakan ponco plastik berwarna kuning transparan, untuk melindungi diri dari hujan, karena jeepney yang digunakannya tidak dipasangi pintu atau jendela.
Mobil berbentuk balok kaku itu berkali-kali berhenti ketika Fransiskus menyapa orang-orang yang menantinya, menjabat tangan mereka, dan menggendong serta mencium beberapa bayi.
Pilihan mobil sederhana dalam kunjungan ke luar negeri sebenarnya sudah biasa dilakukan Fransiskus. Dalam kunjungan ke Brasil di 2013 misalnya dia hanya menggunakan mobil Fiat dan memilih menggunakan Kia Soul, mobil mungil asli Korea Selatan, ketika tiba di Seoul pada 2014.
Sehari-hari di Vatikan Fransiskus juga mengendarai Ford Focus atau Fiat beratap terbuka, berbeda dengan para pendahulunya yang lebih memilih mobil mewah buatan Eropa seperti BMW atau Mercedes Benz, yang dilapisi kaca antipeluru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026