Suara.com - Pasar kendaraan Multi Purpose Vehicle (MPV) premium di Indonesia mengalami penurunan di dua bulan pertama 2015.
Penjualan dua bulan pertama tahun ini mengalami penurunan hingga 24 persen dari sebelumnya 1.156 menjadi 874 unit.
Penurunan tetap terjadi meski banyak produk baru yang melakukan penyegaran seperti Honda Odyssey dan Nissan Serena maupun meluncurkan generasi baru seperti Toyota Alphard.
Kondisi tersebut, menurut Vice President PT. Toyota Astra Motor, Suparno Djasmin dipengaruhi oleh kondisi pasar otomotif nasional.
"Memang pasarnya turun," katanya di Jakarta, Jumat (27/3).
Dia bahkan memprediksi segmen MPV premium ini tidak akan bisa mencapai jumlah penjualan seperti tahun lalu yang bisa menembus angka enam hingga tujuh ribu unit per tahun.
Meski begitu, pria yang akrab disapa Abong tersebut mengemukakan bahwa pihaknya masih optimistis dengan perkembangan pasar segmen ini.
"Karena ada pembangunan di mana-mana, jelas akan memengaruhi kondisi ekonomi konsumen," katanya.
Untuk itu, pihaknya dengan yakin meluncurkan varian MPV premiumnya yang baru yakni All New Toyota Alphard dan Toyota Vellfire.
Berita Terkait
-
Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia
-
Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Hanya Lima Pabrikan Mobil China yang Diprediksi Bakal Bisa Bertahan di Pasar Global
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125