Suara.com - Pihak Agen Pemegang Merek (APM) PT Honda Prospect Motor (HPM) menyebut bahwa tidak ada kerusakan atau cacat pada airbag, terkait kecelakaan yang melibatkan Honda City tipe GM2 1.5 S A/T model tahun 2009, yang terjadi pada 29 Oktober 2012 silam.
Menurut Technical Training Manager HPM, Muhammad Zuhdi, berdasarkan pemeriksaan yang sudah dilakukan baik oleh HPM maupun Honda Motor Corporation di Jepang, SRS Airbag milik kendaraan itu tidak mengalami kerusakan saat terjadi kecelakaan.
"Tidak ada cacat atau kerusakan. Bahkan unit SRS Airbag sudah diperiksa oleh pihak Honda pusat di Jepang," kata Zuhdi di Jakarta, Selasa (19/5/2015).
Zuhdi menambahkan bahwa hasil tersebut sejalan dengan perawatan berkala yang dilakukan oleh pemilik, Maringan Aruan.
"Tiga bulan sebelum kecelakaan, dari hasil perawatan dan pemeriksaan, tidak ada masalah pada airbag," katanya lagi.
Pihak Honda juga mengklaim bahwa mereka belum pernah menerima laporan kejadian soal kerusakan SRS Airbag pada tipe kendaraan ini. Zuhdi pun menjelaskan bahwa airbag bisa saja tidak mengembang, karena tubrukan tidak membuat sensor airbag mendeteksi kebutuhan mengembangkan airbag.
"Kalau posisi tumbukannya tidak memicu sensor airbag, maka airbag tidak akan mengembang," tuturnya.
Sebelumnya, pihak Honda digugat sebesar Rp56 miliar, dengan alasan bahwa airbag mobil itu tidak mengembang saat terjadi kecelakaan.
Saat kejadian, mobil itu menabrak pembatas jalan dan kemudian berpindah jalur, hingga kembali menabrak tiang sebuah rumah makan. Akibat kecelakaan ini, anak dari Maringan yang mengendarai mobil tersebut meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Grand Vitara sama Jimny Mahal Mana? Intip Daftar Harga Mobil Suzuki Februari 2026
-
7 Mobil Keluarga dengan Suspensi Paling Empuk: Mudik Nyaman, Penumpang Tenang
-
Dafrar Mobil Listrik Rp 200 Jutaan yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026
-
SIS Bicara Peluang Suzuki XBee Dipasarkan di Indonesia
-
Dukung Mobilitas Darurat Hankook Tire Salurkan Ratusan Ban untuk Kendaraan Layanan Publik
-
Terpopuler: Mobil Mitsubishi dengan Sunroof, Motor Nyelip di Kolong Bus TransJakarta
-
Berapa Harga Motor Listrik Honda Februari 2026? Simak Spesifikasinya
-
M6 Cocok Jadi Mobil Keluarga untuk Mudik? Simak Daftar Harga Mobil BYD Februari 2026
-
Hyundai Jawab Peluang Hadirkan Produk Kembar Hasil Kolaborasi dengan Kia di Indonesia
-
Lupakan Scoopy, Motor Suzuki Bergaya Eropa Ini Punya Fitur Kelas Atas dengan Harga Murah