Suara.com - Setelah beberapa tahun terakhir membangun pabrik, Nissan Motor Corp memutuskan untuk menyalurkan investasinya ke produk-produk dan teknologi baru, demikian kata CEO Nissan, Carlos Ghosn baru-baru ini.
Ghosn mengatakan Nissan akan menggunakan sebagian besar keuntungan perusahaannya untuk mengembangkan mesin listrik, teknologi sel bahan bakar, sistem autokemudi, dan mobil-mobil berkoneksi internet. Semua itu sesuai dengan tuntutan pasar mobil masa depan.
"Sebagian besar investasi kami kini menyasar pengembangan produk dan teknologi, (karena) sebagian besar ekspansi perusahaan sudah rampung," kata Ghosn.
"Kami sudah membangun pabrik baru di Cina dan di Brasil. Kami juga membangun pabrik baru di Meksiko. Kami memperluas pabrik di Thailand dan kami memperbesar pabrik di Indonesia. Kini semuanya sudah rampung," kata Ghosn.
Nissan sendiri tak mengungkap berapa kapasitas produksi globalnya saat ini, tetapi hingga akhir tahun fiskal kemarin perusahaan asal Jepang itu sudah memproduksi 5,1 juta unit mobil di seluruh dunia, naik dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 4,2 juta unit.
Langkah Nissan ini bertolak belakang dengan rivalnya Toyota, yang justru mengakhiri tiga tahun moratorium pembangunan pabrik baru pada tahun ini. (Automotive News)
Berita Terkait
-
Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta
-
Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China
-
4 Pilihan Mobil 4x4 Bekas Buat Main Tanah, Harga Terjangkau Pas Buat Pehobi
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
GAC Aion KS Tubun Hadirkan Fasilitas Istirahat Driver Online dan Gratis Pengisian Daya
-
Terpopuler: Pesona Mitsubishi Kuda Dibanding Kijang dan Panther, Motor Trail Lokal Pride
-
Pesona Gazgas Hummer Pro 150, Motor Cita Rasa Lokal Harga ala Vario: Alternatif KLX dan WR 155
-
Efisiensi Berdarah General Motors Pasang Puluhan Robot Usai PHK Ribuan Pekerja
-
Harga Beda Jauh, Apakah Toyota Vios Hybrid Lebih Worth It Dibanding Versi Biasa?
-
Harga Seken Setengahnya BeAT Baru: Mending Yamaha Fino atau Honda Genio untuk Pelajar?
-
Rugi Triliunan Gara-Gara Mobil Listrik Honda Pilih Main Aman Lewat Teknologi Hybrid
-
Keunggulan Mitsubishi Kuda Dibanding Kijang dan Panther: Intip Harganya di 2026
-
Kawasaki Punya Brusky 125, Suzuki Tak Tinggal Diam! Sengitnya Adu Mekanik Skutik Sporty Rp 26 Jutaan
-
BMW 318i E46 Rewel? Harga Sepertiganya Brio RS Baru, Cek Kata Pakar Sebelum Beli