Suara.com - Elon Musk, pengusaha nyentrik asal Amerika Serikat yang terkenal dengan perusahaan mobil listrik Tesla dan pemilik bisnis penerbangan antariksa SpaceX, kembali mencuri perhatian dengan ulahnya yang melarang seorang pelanggan membeli mobil bikinan perusahaanya.
Adalah Stewart Alsop, seorang pemodal ventura asal California, AS yang jadi korban Musk. Alsop dilarang membeli mobil Tesla setelah ia menulis selembar surat terbuka yang mengeritik acara peluncuran mobil Tesla Model X yang digelar pada September 2015 lalu.
Dalam surat berjudul "Dear @ElonMusk: Anda seharusnya malu", Alsop mengeritik acara yang berlangsung telat dari jadwal, terlalu fokus pada masalah keselamatan berkendara, dan terlalu ringkas sehingga Alsop, yang sudah menyetorkan deposit senilai 5.000 dolar AS (sekitar Rp68,5 juta) untuk membeli mobil itu, tak diberi kesempatan untuk mengendarai mobil itu.
"Akan lebih bagus jika Anda menunjukkan kelas Anda dan meminta maaf pada orang-orang yang menaruh kepercayaan pada produk ini," tulis Alsop.
Sebagai tanggapan atas kritik itu, Musk malah membatalkan pesanan Alsop.
Dalam sebuah tulisan lain yang berjudul "Banned By Tesla!", Alsop membeberkan percakapan via telepon antara dirinya dengan Musk.
"Saya dengar, Anda tak suka saya memiliki mobil Tesla dan telah membatalkan pesanan saya untuk Tesla Model X," tulis Alsop.
Sebagai balasan, Musk lewat Twitter mengatakan masalah itu terlalu dibesar-besarkan oleh media.
"Ini pasti hari yang sepi berita, sehingga membatalkan layanan untuk seorang pelanggan yang super kasar mendapat perhatian yang sangat besar," kicau dia.
Alsop, sesungguhnya, bukan korban pertama Musk. Pada akhir Januari kemarin, seorang pelanggan Tesla lainnya, yang telah memesan sebuah mobil Tesla bekas, tak pernah menerima mobil yang sudah dipesannya itu. Alasannya karena musk menggunakan mobil yang dia pesan untuk menguji coba sistem kemudi otomatis terbaru Tesla.
Tesla sendiri mengatakan bahwa masalah itu disebabkan oleh "human error" dan mobil itu sebenarnya tak dijual. (The Guardian)
Tag
Berita Terkait
-
Berpotensi Sebabkan Cidera, Model Setir Mobil Setengah Lingkaran Mulai Dilarang 2027
-
4 Tokoh Dunia Termasuk Trump Ketahuan Bohong, Tutupi Hubungan dengan Epstein
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Tembus 250 Ribu Unit, Penjualan Xiaomi SU7 Ungguli Tesla Model 3 Sepanjang 2025
-
10 Orang Terkaya di Dunia Januari 2026, Jensen Huang Resmi Masuk Jajaran
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Yamaha Racing Indonesia Rilis Formasi Pembalap 2026 Demi Target Juara Dunia
-
5 Mobil Setangguh Pajero Sport Pajak Setara Brio Baru, Harga Under 90 Juta
-
5 Motor Irit Cocok untuk Berangkat Kerja Lintas Kabupaten
-
Harga Toyota Raize Bekas Termurah: Seberapa Jauh Selisihnya Dibanding Harga Terbaru?
-
MotoGP Mandalika Kapan? Ini Daftar Pembalap yang Pernah Juara di Sana
-
Koleksi Kendaraan Riva Siahaan: Eks Dirut Pertamina yang Terhindar dari Vonis 14 Tahun Bui
-
5 Mobil Bekas Under Rp100 Jutaan Nyaman Nggak Bikin Mabuk Darat, Cocok buat Mudik!
-
Ganti Depan atau Belakang Dulu Kawan? Cek Aturan Ban agar Aman Saat Lebaran
-
Spesifikasi Mewah Range Rover Autobiography, Calon Mobil Dinas Gubernur Kaltim
-
Tangguh di Area Tambang dan Kebun Sawit, 8,5 M Dapat Mitsubishi Triton Double Cabin Berapa Unit?