Suara.com - Honda telah mengajukan paten di Jepang. Tampaknya, pabrikan mengisyaratkan konsep sepeda motor Bulldog masuk jadi pertimbangan untuk diproduksi.
Sebetulnya, kabar ini sudah beredar menjelang akhir tahun lalu dari para diler. Buat mereka yang belum mengetahui, konsep Bulldog pernah ditampilkan setahun lalu di Jepang.
Untuk pasar Jepang, CB400F merupakan sepeda motor yang secara fisik identik dengan CB500F. Hanya saja mesin Bulldog akan lebih kecil karena disesuaikan dengan perizinan lokal di Jepang
Bulldog memiliki kesan sangar, styling utilitarian dan beberapa fitur canggih pun dilekatkan. Motor terbaru ini akan tampak seperti sepeda motor yang cocok digunakan oleh para petualang.
Dari paten tersebut, terlihat desain yang relatif biasa tapi terlihat jelas model Bulldog. Meskipun begitu, paten yang terlihat tidak sama persis dengan kabar yang selama ini beredar.
Tampilan indikator sedikit berbeda, cahaya ekor berbeda dan rem cakram pun berbeda dengan mesin pada konsep. Honda juga telah mematenkan unit penyimpanan pintar pada kedua sisi tangki bahan bakar. Inovasi ini dihadirkan pada model Bulldog.
Meskipun muncul dengan tangki integral, sisi plastik hitam sebenarnya lebih seperti pannier, dapat dibuka sehingga terlihat ruang besar pada bagasi.
Mengingat fakta bahwa komponen mekanik sudah di produksi massal, dan bahwa Bulldog meminjam bagian dari model Hondal lainnya. Salah satunya pada bagian lampu motor.
Langkah ini yang tampaknya menempatkan Bulldog dijual dengan harga terjangkau untuk memperluas ceruk pasar baru.
Honda sempat menginformasikan, Bulldog akan menjadi dunia baru dalam sepeda motor sport. Model ini dikembangkan dengan konsep "Lovable Touring Partner", dan dirancang untuk melampaui batas-batas sepeda motor rekreasi konvensional, sehingga pengendara dapat menikmati suasana saat mengendarainya. Bulldog akan memiliki ban 15-inci dan tinggi tempat duduk 730mm, tapi pijakannya solid. (Visordown)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet