Suara.com - Toyota mengklaim telah berhasil menjual lebih dari 9 juta unit mobil hibrida di seluruh dunia dalam 19 tahun. Sejuta unit terakhir berhasil dicapai hanya dalam periode sembilan bulan terakhir.
Per 30 April lalu Toyota, dalam siaran persnya Jumat (20/5/2016), mengumumkan telah menjual 9.014 unit mobil hibrida di dunia.
"Meredam efek negatif mobil terhadap lingkungan adalah salah satu prioritas Toyota," demikian dikatakan produsen mobil terbesar dunia asal Jepang itu.
"Yakin bahwa mobil ramah lingkungan hanya bisa memberikan dampak positif jika digunakan luas oleh masyarakat, maka Toyota telah mendorong agar kendaraan-kendaraan hibrida diadopsi oleh pasar di seluruh dunia," bunyi pernyataan resmi Toyota lebih lanjut.
Hingga April 2016 sendiri Toyota telah menjual 33 model mobil penumpang hibrida di lebih dari 90 negara di dunia.
Berdasarkan hitungan Toyota, hingga 30 April lalu penggunaan mobil-mobil hibridanya di dunia - jika dibandingkan denan penggunaan mobil-mobil konvensional di kelas yang sama - telah membantu mengurangi emisi karbon dioksida hingga 67 juta ton.
"Mobil-mobil hibrida Toyota juga telah mengurangi konsumsi bensin hingga 25 juta kiloliter, dibandingkan dengan konsumsi bensin dari mobil-mobil di kelas yang sama," klaim Toyota.
Toyota pertama kali memperkenalkan model hibridanya pada 1997 silam yakni Coaster Hybrid EV serta Prius generasi pertama, yang sering disebut sebagai mobil penumpang hibrida pertama di dunia yang diproduksi secara massal.
Pada 2015 lalu Toyota telah menambah jajaran mobil hibridanya dengan memproduksi Sienta hibrida dan meluncurkan Prius generasi keempat. Selain itu Toyota juga telah memperkenalkan Corola dan Levin hibrida di Cina. Toyota juga telah memperkenalkan varian hibrida dari RAV4.
Sebagai informasi, mobil hibrida menggabungkan mesin pembakaran dalam yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dengan motor listrik yang bergantung pada baterai. Adapun hibrida plug-in ialah mobil hibrida yang pengisian daya baterainya dapat dilakukan dengan mudah melalui 'colokan' listrik di rumah. (Motor Trend/Autoevolution)
Berita Terkait
-
Mobil Toyota Mana yang Paling Tahan Banting dan Murah Perawatannya untuk Pemula?
-
5 Pilihan Mobil Sedan Toyota Bekas Rp30 Jutaan Masih Layak Pakai
-
Toyota Urban Cruiser vs BYD Sealion 7 Performance: Harga Mirip, Mana yang Bisa Jalan Lebih Jauh?
-
12 Pilihan LCGC Bekas Mulai Rp70 Jutaan: Solusi Mobil Gesit nan Irit untuk Kaum Mendang-Mending
-
5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?