Suara.com - Setelah menjalani debut globalnya di Jakarta, Honda CBR250RR pulang ke kampung halamannya di Jepang. Motor sport 250 cc itu dipamerkan untuk kedua kalinya di depan publik di arena Suzuka 8 Hours Endurance World Championship.
CBR250RR terlihat pada booth Honda di Sirkuit Suzuka, Jepang bersamaan dengan ajang balap ketahanan yang berlangsung pada 30-31 Juli itu. Penerus CBR250R yang baru saja diperkenalkan di Tanah Air pada 25 Juli kemarin itu dipajang bersama motor besar Honda seperti RC213V-S, CBR1000RR SP, CBR400R, NC750X, CRF1000L Africa Twin, dan CB1100 EX.
"Sebelum World Premier di Jakarta, purwarupa All New Honda CBR250RR sudah diperkenalkan ke publik pada Tokyo Motor Show 2015. Para pecinta balap, termasuk di Jepang sudah menanti. Karenanya kami hadirkan di sini," kata Direktur Marketing PT Astra Honda Motor (AHM) Margono Tanuwijaya dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta baru-baru ini.
Margono melihat langsung penampilan perdana All New Honda CBR250RR di sirkuit Suzuka, Jepang bersama President Director AHM Toshiyuki Inuma.
Pada booth Honda ini juga dipamerkan dua replika RC213V, tunggangan Marc Marquez di MotoGP. Satu unit dipajang dengan posisi miring bersama patung Marc, dan satu unit lain dengan posisi sama tapi kosong tanpa pengendara, sehingga pengunjung booth berkesempatan berfoto di atas motor menirukan posisi Marquez.
CBR250RR dikembangkang dengan konsep “Total Control" yang mudah dan menyenangkan dikendarai. Desainnya mengusung konsep “Speed Shape." CBR250RR dibekali mesin generasi baru 250cc dua silinder, liquid-cooled, empat angkah, DOHC, dengan empat katup.
Untuk menghadirkan pengendalian optimal bagi pengendara, telah diimplementasikan teknologi terkini yakni throttle-by-wire (TBW) demi akselerasi halus dan stabil yang lebih presisi. CBR250RR merupakan model pertama di kelasnya yang mengaplikasikan sistem TBW.
Untuk memaksimalkan fungsi dari TBW, terdapat riding mode selector sehingga pengendara dapat menikmati berkendara di berbagai kondisi jalan. Mulai berkendara secara agresif di jalan pegunungan hingga berpetualang di perkotaan dengan berboncengan.
Berita Terkait
-
Gaya Sporty Performa Agresif, Ini Keistimewaan Honda Supra GTR 150 Lengkap dengan Harga April 2026
-
Pebalap AHRT Sukses Amankan Podium di ARRC 2026 Sepang
-
Harga Honda BeAT Naik di April 2026, Termurah Rp 19 Jutaan
-
Target 100 Juta Unit Astra Honda Motor Rayakan 55 Tahun Eksistensi di Indonesia
-
Harga Motor Honda di Bawah Rp 20 Juta, Masih Bisa Dapat Model Apa ?
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Apa Itu Jalan Berbayar? Wacana Dedi Mulyadi Guna Hapus Pajak Kendaraan
-
LHKPN Terbaru Rilis! Harta Prabowo Makin Menjulang, Tapi Koleksi Mobil di Garasi Tetap Tenang
-
Harga Honda CBR250RR Mei 2026: Ada 6 Varian, Mana Paling Cuan?
-
Hyundai Disebut Diuntungkan Kebijakan Insentif EV Berbaterai Nikel, HMID Buka Suara
-
Mobil Listrik Changan Lumin Diganjar Harga Khusus di Indomobil Expo 2026
-
Aturan Ganjil Genap Resmi Dicabut, Cek Jadwal Lengkapnya
-
3 Kebiasaan di Motor yang Bisa Merusak Ponsel, Efeknya Jangka Panjang
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Kekayaan Seskab Teddy Naik Hingga Rp4,7 M Dalam 1 Tahun, Nilai Isi Garasi Malah Menyusut