Suara.com - Jumlah kecelakaan fatal di Amerika Serikat yang memakan korban di semester pertama 2016 melonjak jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan yang terjadi menjadi yang terbesar sepanjang 50 tahun, yakni lebih dari 1.500 kecelakaan.
Tercatat, dari Januari sampai Juni, 17.775 orang tewas dalam insiden terkait lalu lintas. Jumlah ini meningkat 10,4 persen dari periode yang sama pada tahun 2015. Data ini dikeluarkan dari Administrasi National Highway Traffic Safety (NHTSA).
Amerika Serikat terus tertinggal diantara negara industri lainnya dalam jumlah keselamatan lalu lintas. Beberapa pihak menginginkan autokemudi atau self-driving, sebagai jawaban mengurangi korban kecelakaan yang disebabkan kesalahan manusia dalam kecelakaan kendaraan bermotor.
"Kami menghadapi krisis di tangan kami dan kami juga memiliki tantangan jangka panjang," ujar Administrator NHTSA Mark Rosekind seperti dikutip dari Csmonitor, Selasa (11/10/2016).
Pekan lalu, pemerintahan Presiden Obama menetapkan tujuan keselamatan, yakni mengakhiri kematian akibat kecelakaan lalu lintas pada 2046 mendatang. Kecelakaan akibat kesalahan manusia mengambil porsi 94 persen dari total kecelakaan.
Ada yang berpendapat bahwa mengganti mobil digerakkan manusia dengan armada kendaraan autokemudi, diyakini bisa membasmi jumlah insiden tersebut.
Rencana pemerintah untuk mengurangi kematian akibat kecelakaan lalu lintas adalah akan menghadapi berbagai hal. Namun, bagian kunci dari rencana itu adalah meningkatkan teknologi kendaraan autokemudi.
Departemen Transportasi Amerika Serikat menjanjikan 1 juta dolar AS dalam hibah tahunan untuk tiga tahun ke depan, sebagai dana untuk perbaikan infrastruktur. Meskipun begitu, kemajuan teknologi mengemudi harus dilakukan agar dampak pada keselamatan berlalu lintas lebih terlihat jelas.
"Kita tahu bahwa pengaturan bar untuk keselamatan dengan standar tertinggi mungkin membutuhkan komitmen dari semua orang untuk berpikir secara berbeda tentang keselamatan," kata Menteri Transportasi Anthony Foxx kepada AP.
Dia menambahkan, mulai dari pengemudi ke industri, organisasi keamanan hingga semua tingkatan pemerintah.
Solusinya, menurut pendukung kendaraan autokemudi dan perusahaan adalah penting meningkatkan jumlah mobil autokemudi di jalan-jalan. Kehadiran mobil-mobil ini berbeda dengan manusia yang kerap mengalami gangguan dan kelelahan serta rawan melanggar aturan lalu lintas saat terburu-buru.
Mobil autokemudi jauh dari masalah fokus dan diprogram untuk mengikuti hukum, sehingga membuat mereka lebih aman. Namun, rencana ini akan sulit terealisasi.
Pasalnya, dalam survei terbaru sebanyak 51 persen orang Amerika mengatakan, mereka ingin mempertahankan kontrol kendaraan mereka. Didorong lagi beberapa insiden terjadi melibatkan kendaraan autokemudi ketika pengemudi terganggu. Hal ini menempatkan mobil autokemudi di jsamping kendaraan manusia yang dioperasikan tidak selalu membuat jalanan lebih aman.
Sebaliknya, para ahli mengatakan, sebenarnya perbaikan yang signifikan akan datang ketika semua kendaraan di jalan sudah mengoperasikan sistem komputerisasi. Kabarnya, hal ini dapat terealisasi pada 2060 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas
-
Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026
-
Yamaha Gear Ultima Motor Fungsional dengan Konsumsi BBM Paling Irit Dikelasnya
-
Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma
-
Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik
-
B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?
-
Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia
-
Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit
-
Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah
-
GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid