Suara.com - Honda dan General Motors (GM) mengumumkan investasi bersama sebesar 85 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp1,13 triliun. Modal patungan itu ditujukan untuk memproduksi komponen mobil hidrogen mulai 2020.
Honda dan GM, seperti dilaporkan Automotive News pada Selasa (31/1/2017), membentuk sebuah perusahaan bersama (joint venture) bernama Fuel Cell System Manufacturing. Perusahaan urunan ini bakal merakit komponen-komponen mobil hidrogen di pabrik GM yang terletak di Brownstown Township, Michigan, AS. Proyek ini disebut akan menambah 100 lapangan kerja baru di AS.
"Ini bukan lagi proyek ilmu pengetahuan. Para ahli dari dua perusahaan, yang berada di negara serta zona waktu berbeda, bekerja bersama agar kami bisa mencapai tahap ini," ucap Wakil Presiden Eksekutif GM, Mark Reuss.
Pabrik GM di Negeri Paman Sam sendiri dipilih karena AS diprediksi bakal menjadi salah satu pasar mobil hidrogen terbesar dunia, berkat regulasi emisi gas buang yang sangat ketat.
"Kami jugalah yang menginginkan pembuatan komponen mobil hidrogen ini dilakukan di AS," kata Presiden Honda North America, Toshiaki Mikoshiba.
Disebutkan, dalam kerjasama ini, proporsi investasi antara Honda dan GM ialah 50-50. Nantinya, kedua pabrikan ini akan bersama-sama membuat fuel cell stack beserta sistem pendinginan, pelumasan, hingga gas dan kelistrikannya.
Komponen ini kelak digunakan untuk model-model mobil hidrogen Honda maupun GM yang tetap dikembangkan dan dibuat sendiri-sendiri.
Honda diketahui telah memiliki kendaraan hidrogen bernama Clarity Fuel Cell, yang diluncurkan secara global melalui Tokyo Motor Show 2015. Sedan ini juga telah mulai dijual di AS pada Desember 2016 lalu.
Adapun GM, sejauh ini masih mengujicoba purwarupa mobil hidrogen mereka melalui kerjasama dengan militer AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Spesifikasi Yamaha R7: Motor yang akan Dipakai di Moto3 Mulai 2028
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?