Suara.com - Honda sudah mengekspor komponen mobil dari Indonesia sejak 2012. Pada tahun ini, nilai ekspor komponen Honda ditargetkan meningkat menjadi Rp2,5 triliun.
Presiden Direktur P. Honda Prospect Motor (HPM) Tomoko Uchida menjelaskan bahwa mereka kini mengekspor komponen untuk 11 model global.
"Kami mengekspor ke 12 negara," kata dia dalam seremoni produksi satu juta unit, Senin (28/2/2017) kemarin di Karawang, Jawa Barat.
Negara-negara tersebut terletak di seputar Asia dan Amerika Latin. Beberapa di antaranya ialah Thailand, Malaysia, Filipina, Turki, Pakistan, India, Jepang, Meksiko, Brazil, Argentina.
Tahun ini, menurut Uchida, ekspor komponen diproyeksikan meningkat dari 7.744 kontainer di 2016 menjadi 9.812 kontainer pada tahun ini. Nilainya pun membengkak dari Rp2,2 triliun setahun lalu menjadi Rp2,5 triliun pada 2017.
Lebih lanjut, Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual HPM Jonfis Fandy menerangkan, komponen yang diekspor dari Indonesia sangat beragam, seperti engine block dan kepala silinder. Adapun model-model yang disuplai komponennya antara lain ialah Jazz, CR-V, Mobilio.
Jonfis kemudian memberitahu bahwa strategi Honda untuk ekspor memang lebih fokus pada komponen, alih-alih kendaraan unit utuh (completely built-up/CBU).
"Strategi kami berbeda. Filosofi Honda ialah, di mana ada permintaan, di situ Honda mau produksi (mobil). Jadi, masing-masing negara diberikan kapasitas produksi tertentu sehingga untuk ekspor kita lakukan melalui komponen. Ekspor komponen itu justru lebih tinggi nilainya (dibanding ekspor CBU)," papar dia.
Baca Juga: Inul Beberkan Kondisi Terkini Jupe
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat