Suara.com - Mengubah bus bertingkat menjadi rumah keluarga dengan tiga kamar tidur? Tentu cukup sulit dibayangkan.
Tapi ini terjadi, berkat penemu Cambridgeshire, Rick Hunt. Dia memutuskan membangun rumah impian bagi keempat keluarganya.
Perubahan ini hanya menguras kurang 20.000 pound atau sekitar Rp347 jutaan, dari kantong keluarga Hunt. Menariknya, mereka bisa berkendara ke berbagai tempat yang mereka sukai.
Hunts membeli bus lama seharga 3.600 pound atau kisaran Rp62 jutaan dan menghabiskan 15.000 pounds (Rp260 jutaan) lagi untuk mengganti tempat duduk mereka dengan dapur, kamar mandi, ruang makan dan tiga kamar tidur, ditambah beberapa tempat duduk tambahan saat bus tersebut bergerak.
Penemu ini juga menghabiskan uangnya untuk panel surya dan gas botol untuk pemanasan. Namun, mengubah bus menjadi rumah di atas kendaraan bukanlah satu-satunya tantangan.
Nick harus memastikan tempat itu nyaman dan layak untuk istrinya Amanda, yang berjuang dengan mobilitas dan menggunakan kursi roda untuk berkeliling, setelah mengalami kecelakaan terjun payung tragis di usia 20-an.
Rumah "berjalan" tersebut dilengkapi dengan jalan yang dapat dibuka, serta lift ke kamar tidur lantai atas dan jalur 'monorail' untuk kursi roda Amanda.
Keluarga tersebut mengatakan kepada Channel 4 bahwa mereka saat ini menyewa tempat di dekat Cambridge seharga 1.400 pound (Rp24 jutaan) per bulan. Mereka datang dengan proyek tersebut setelah bertahun-tahun berjuang menyimpan uang jaminan untuk rumah keluarga.
Mengubah bus tua menjadi rumah mobil untuk empat orang, Hunts berhasil menyelamatkan lebih dari 300.000 pound atau sekitar Rp5,2 miliaran.
Baca Juga: Ahok Minta Sandiaga Tertib, Mobilnya Jangan Masuk Busway
Dalam sebuah wawancara tersebut , Hunt mengatakan bahwa dia memikirkan rumah masa depan keluarga sebagai surga berteknologi tinggi.
Apa yang dilakukan pasangan tersebut boleh dikatakan 'jenius'. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga