Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PT. Transportasi Jakarta menerima 5 unit bus tingkat dari Tahir Foundation. Bus bermerek Mercedes Benz ini merupakan program Corporate Social Responsibility.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku senang dengan adanya 5 bus tingkat baru ini. Diketahui, Tahir Foundation pernah memberikan lima bus yang sama, tapi dilarang beroperasi oleh Kementerian Perhubungan karena dinilai tak sesuai ketentuan.
"Kami terima kasih. Tahir foundation luar biasa, sudah kasih 5 lalu dinyatakan nggak boleh jalan, dibongkar lalu bikin baru. Kalau yang ini saya harap nggak dibongkar tapi tambah yang baru," kata Ahok saat memberikan kata sambutan, Jumat (17/6/2016).
Mantan Bupati Belitung Timur ini senang selalu mengandalkan program CSR, sebab anggaran yang ada di DKI bisa dialih fungsikan untuk pendidikan, kesehatan dan naik bus gratis.
"Kami memang merencanakan, kalau di Malaysia namanya kerjasama pintar. Orang lokal dikasih penghargaan. Kita kerjasama CSR," ujarnya.
Dikesempatan yang sama, Chairman of Mayapada Group, Dato Sri Tahir mengaku senang pihaknya masih bisa diberikan kesempatan untuk memberikan kontribusi kepada Pemprov DKI Jakarta.
"Sekian kalinya Tahir Foundation diberikan kesempatan menyumbang 5 bus dan akhirnya sekarng terlaksana dan bisa memberikan pelayanan publik di Jakarta. Saya makasih pada Pak Gubernur dan Pemda DKI Jakarta memberikan kesempatan kita ikut beraprtisipasi," kata Tahir.
"Kita nggak hanya menikmati jalan, semua fasilitas kota Jakarta, tapi kita bisa menyumbang sedikit pada kota Jakarta," tambah Tahir.
Lebih jauh, Tahir juga mengharapkan ke depannya banyak pihak swasta yang lain mau berkontribusi untuk pembangunan di Jakarta.
"Saya berharap di hari yang akan datang banyak pengusaha yang ikut partisipasi yang bisa membawa manfaat untuk seluruh warga yang ada di kota Jakarta," katanya.
Momentum hibah bus tingkat dari Tahir Foundation kepada Transjakarta, membuktikan bahwa pihak swasta juga memiliki kepedulian ini sejalan terhadap upaya peningkatan layanan transportasi publik di Jakarta.
"Kami memberi apresiasi yang tinggi dan menyampaikan terima kasih kepada Tahir Foundation yang telah memberi kepercayaan kepada kami untuk mengelola ke lima bus tingkat ini." ujar Dirut PT Transjakarta Budi Kaliwono.
Budi menjelaskan bus tingkat ini akan beroperasi di rute-rute wisata tematik yang saat ini sudah dioperasikan oleh Transjakarta antara lain, rute wisata Jakarta Modern, rute History of Jakarta yang beroperasi setiap hari dan rute Art and Culinary yang khusus dioperasikan setiap malam Minggu atau malam libur umum.
Saat ini total bus wisata yang dimiliki Transjakarta ada delapan unit. Dengan penambahan lima bus baru ini maka bus wisata yang saat ini dimiliki Transjakarta menjadi 13 unit.
Bus merek Mercedez-benz ini memiliki kapasitas 62 tempat duduk terdiri dari 60 di bagian atas dan 2 di bagian bawah. Khusus di bagian bawah akan dilengkapi dengan 2 sandaran kursi roda untuk pelanggan disabilitas.
Berita Terkait
-
Bus Tingkat Jadi Tren Baru Liburan Jarak Jauh yang Lebih Mewah
-
Konglomerat Dato Sri Tahir Buka-bukaan Usai Bertemu Prabowo dan Bill Gates Pekan Lalu
-
Dato Sri Tahir: Profil, Kekayaan dan Daftar Perusahaan Miliknya
-
9 Naga Sowan Prabowo di Istana, Aguan Paling Dekat dan Ada yang Hormat
-
Libur Nataru, Bus Tingkat Wisata Transjakarta Diserbu Warga
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!