Logo Toyota. [Shutterstock]
Toyota membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang memiliki misi mencegah profit mereka turun lagi di tahun fiskal 2017, seperti pada tahun fiskal sebelumnya. Satgas tersebut terdiri dari pejabat-pejabat senior Toyota Motor Corporation (TMC) Jepang.
Satgas ini, seperti diwartakan Automotive News pada Jumat (9/6/2017) kemarin, beranggotakan empat Wakil Presiden Eksekutif TMC yakni Osamu Nagata, Mitsuru Kawai, Shigeki Terashi, dan Didier Leroy. Nagata juga menjabat sebagai Chief Financial Officer TMC.
Kuartet itu akan memastikan semua dana yang bakal dikeluarkan untuk pos-pos baru harus mengurangi anggaran proyek-proyek lama.
Sebelumnya, Presiden TMC Akio Toyoda pada bulan lalu juga sempat mengatakan bahwa salah satu pabrikan mobil terlaris dunia ini akan meriviuw ulang investasi-investasi mereka di berbagai sektor. Pasalnya, mereka memproyeksikan penurunan laba usaha pada akhir tahun fiskal 2017 akibat penguatan yen terhadap dollar Amerika Serikat plus lemahnya performa penjualan di pasar terbesar mereka di 'Negeri Paman Sam'.
Jika itu terjadi, Toyota, untuk pertama kalinya sejak 1994 akan mengalami reduksi profit dua kali berturutan.
Seperti juga para kompetitornya, Toyota menghadapi kewajiban berinvestasi untuk riset dan pengembangan teknologi swakemudi dan konektivitas. Mereka kini juga memgembangkan mobil listrik setelah lebih fokus di mobil hidrogen bertahun-tahun sebelumnya.
Di samping itu, mereka juga menghadapi biaya-biaya seperti penyesuaian pabrik untuk platform baru Toyota New Global Architecture (TNGA), pemenuhan standar emisi yang makin ketat, hingga penerapan teknologi-teknologi lainnya.
Pengeluaran untuk riset dan pengembangan pada tahun ini dinaikkan 1 persen menjadi 1,03 triliun yen (Rp124,09 triliun). Adapun capital expenditure (CAPEX) bakal naik 7,3 persen jadi 1,3 triliun yen (Rp156,62 triliun) di Maret 2018 nanti.
Saham Toyota pun juga turun 15 persen tahun ini.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta
-
Gejala Kerusakan Shockbreaker Mobil Apa Saja? Simak Tanda Penting Berikut
-
Bagaimana Cara Membedakan Onderdil Mitsubishi yang Asli dan Palsu?
-
Penjualan Anjlok 87 Persen, Kia Kapok Jualan Sedan dan Pilih Suntik Mati
-
Harga Masih Misteri, Spesifikasi Hyundai Ioniq 3 Setara BYD Apa?
-
Harga Selisih Jauh, Motor Listrik Yamaha Aerox E vs Aerox 155 Lebih Kencang Mana?
-
Yamaha Dua Kali Naikan Harga Oli Yamalube Dalam Dua Bulan