Suara.com - Mudik menggunakan mobil, meski lebih melelahkan, masih menjadi pilihan paling favorit bagi masyarakat Indonesia. Selain lebih fleksibel saat bepergian, mudik menggunakan mobil juga dipercaya lebih irit.
Tetapi sayang, mudik menggunakan mobil biasanya juga berisiko lebih boros terutama saat terjebak kemacetan. Anda tentu masih ingat perisitwa "Brexit" pada mudik 2016, ketika ribuan kendaraan terjebak jelang pintu tol Brebes Timur Jawa Tengah.
Selain jatuhnya korban jiwa sebanyak 12 orang ketika itu, sebagian pemudik dipaksa keluar mobil dan berjalan kaki untuk mencari bahan bakar tangki kendaraan mereka terkuras habis.
Lalu bagaimana cara mengemudi irit bahan bakar ketika terjebak kemacetan saat mudik?
Trainer Nissan College Sugihendi mengatakan saat terjebak macet pengemudi sebaiknya melakukan akselerasi secara bertahap dan hindari membebani mesin atau putaran mesin secara berlebihan.
"Untuk jalanan macet stop and go, injaklah pedal gas dengan sangat halus," kata Sugihendi.
"Apabila memungkinkan, pergunakanlah hanya pedal rem saja untuk transmisi automatic dan CVT untuk mengurangi penggunaan bahan bakar," imbuh dia.
Selain tips berkendara yang irit bahan bakar, Sugihendi juga menyarankan para pemudik memeriksa 10 komponen sebelum mudik.
"Ada 10 aspek yang harus diperhatikan dalam persiapan, yaitu periksa ban, aki, rem, wiper, washer, oli mesin, radiator, lampu, kotak P3K, dan servis rutin secara berkala," jelas dia.
Tak hanya itu, dia juga mengimbau para pemudik untuk memperhatikan muatan dan beban yang dibawa di dalam mobil, agar berkendara lebih aman dan meminimalisasi risiko kecelakaan.
"Perhatikan manajemen barang, pastikan semua barang dalam keadaan terikat, atau diberi jaring pengaman. Usahakan barang yang berat ada di posisi bawah untuk menjaga stabilitas dan jangan menaruh bawaan melebihi ketinggian sandaran, karena dapat mengakibatkan cedera serius saat kecelakaan," jelas dia.
Berita Terkait
-
Tetap Irit Meski Macet, Nissan Kicks Bekas Kini Harganya Lebih Murah 40 Juta Dibanding Raize Baru
-
3 MPV Alternatif Avanza Harga Miring Mulai Rp 50 Jutaan, Nyaman Buat Tidur Pas Mudik
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
POLLING: Mudik 2026 Kamu Naik Apa?
-
7 Program Mudik Gratis Lebaran 2026, Cek Link dan Cara Daftarnya!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Terpopuler: 5 Sepeda Listrik yang Kuat Nanjak, Pilihan Motor Bebek 150cc Terkencang
-
4 MPV Bekas Alternatif Avanza di Bawah Rp90 Juta yang Kuat Nanjak dan Irit Biaya Perawatan
-
Tekanan Fiskal Semakin Berat, Kemenperin Tak Lagi Ngotot Minta Insentif Otomotif
-
Motor Apa Saja yang Boros Bensin? Kenali Penyebab dan Daftar Modelnya
-
Tembus 250 Ribu Unit, Penjualan Xiaomi SU7 Ungguli Tesla Model 3 Sepanjang 2025
-
Suzuki Jawab Rencana Peluncuran Motor Listrik di Indonesia
-
Adu Mobil Seharga NMax tapi Muat 8 Penumpang: Pilih Mitsubishi Maven atau Suzuki APV?
-
5 Motor Bebek 150cc Terkencang di Pasaran, Segini Beda Harga Baru vs Bekas
-
Baterai Solid-State: Evolusi Sempurna untuk Motor Listrik atau Masih Penuh Celah?
-
Apakah Aman Beli Motor Bekas Tarikan Leasing? Ini Penjelasannya agar Tak Keliru