Suara.com - Bagaimana bila sebuah layanan taksi berbasis aplikasi memiliki fitur tambahan, menawarkan jasa mak comblang kepada penumpangnya? Yup, layanan ini ada di Pakistan.
Pengguna di Pakistan mendapatkan pemberitahuan tak terduga dari Careem. Sebuah aplikasi taksi sejenis Uber yang populer di negara yang mayoritas Muslim.
Penumpang bisa meminta layanan Ristha Aunty, menemani Anda selama perjalanan. Rishta aunties, dikenal sebagai mak comblang di Asia Selatan, menyimpan catatan rinci tentang lelaki dan perempuan yang memenuhi syarat, mulai dari tingkat pendidikan dan gaji, hingga tinggi, berat badan, bahkan warna kulit. Semua itu akan membantu Anda menemukan pasangan masa depan.
Layanan "Rishta", yang baru diluncurkan dua hari di dua kota di Pakistan, dengan cepat membuat Twitteratif vokal negara tersebut di Overdrive.
"Careem adalah Tinder halal sekarang, kecuali ada Rishta Aunty yang akan melakukan swiping untukmu," canda pengguna Twitter CrazeeGentleman.
Tapi banyak yang berspekulasi bahwa itu hanya tipuan pemasaran oleh layanan aplikasi taksi.
"Berkendara dengan Rishta Aunty sukses dengan @CareemPAK, sudah jam 11:33 dan saya membiacarakan separuh pemasar dalam daftar," tulis Amnaa Tariq di Twitter.
Careem Pakistan dengan cepat membuat langkah sebagai layanan yang sah.
"Kami melihat bahwa Rishta adalah topik diskusi yang populer di kalangan pengguna senior kami. Jadi, kami telah meluncurkan layanan ini untuk membantu orang muda menemukan kecocokan yang tepat," kata Kepala Humas Pakistan Careem, Sibtain Naqvi, menurut media lokal.
Baca Juga: Tumpangi Taksi Online Serba Hello Kitty, Penumpang Ini 'Curhat'
"Selama perjalanan orang bisa memberi tahu Rishtas Aunty tentang kesukaan mereka dan Aunty kemudian akan menghubungi mereka dengan Rishta yang sesuai (hubungan)," tambah Naqvi.
Ini bukan pertama kalinya aplikasi taksi berusaha melakukan diversifikasi. Pada bulan Januari, perusahaan tersebut meluncurkan "Careem Doctor", menawarkan untuk membawa seorang profesional medis ke depan pintu rumah. [Al Arabiya]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona
-
Jangan Asal Tanda Tangan, Ini Fungsi dan Syarat SPK Mobil Baru yang Wajib Kamu Tahu