Suara.com - Honda belum bisa memastikan apakah mereka akan memproduksi sedan di Indonesia jika pajak sedan jadi diturunkan oleh pemerintah. Pabrikan ini lebih memilih untuk menunggu hingga kebijakan itu benar-benar terealisasi, baru melakukan studi.
Pada akhir pekan lalu Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa pemerintah sedang berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk menyamakan pajak sedan dengan kendaraan lainnya. Instrumen yang disamakan ialah besaran Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).
Menanggapi rencana ini, Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT. Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy, menjelaskan bahwa mereka lebih memilih menunggu realisasi dari rencana ini.
"Kita tunggu saja. Kan sudah lama juga ini (wacana pengurangan PPnBM sedan) disebut-sebut," kata Jonfis pascapeluncuran Jazz Facelift, Rabu (26/7/2017) di Jakarta.
Karena itulah, Jonfis kemudian mengatakan bahwa hingga detik ini pihaknya sama sekali belum memiliki rencana merakit sedan di Tanah Air.
"Kami masih harus pelajari dulu," tandasnya.
Saat ini, Honda telah memasarkan tiga sedan di Nusantara yang masih diimpor. Trio sedan Honda itu ialah City, Civic, dan Accord.
Lebih lanjut, skema PPnBM untuk sedan memang seperti 'anak tiri'. Besaran pajaknya jauh lebih tinggi dibanding kendaraan jenis lain.
Sebagai contoh, PPnBM sedan bermesin 1.5 l dipatok 30 persen, sementara untuk kendaraan lain hanya 10 persen. Untuk sedan dengan mesin 2.0 l, PPnBM yang ditetapkan adalah 40 persen, sedangkan untuk jenis mobil lainnya 20 persen.
Berita Terkait
-
Xiaomi SU7 Generasi Baru Resmi Meluncur: Sedan Listrik Rasa Supercar, Jarak Tembus 900 Km
-
6 Pilihan Mobil Sedan Bekas Paling Bandel untuk Jangka Panjang, Nyaman dan Awet
-
3 Mobil Sedan Klasik Ini Punya Pesona Abadi di Jalanan, Harga Mulai Rp20 Jutaan
-
Mulai Rp70 Jutaan, Intip Daftar Harga Mobil Bekas Honda City dari Jaman Baheula hingga Terkini
-
5 Sedan Bekas yang Mesinnya Badak Kuat Nanjak, Cocok untuk Jangka Panjang
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan
-
6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM
-
Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik
-
Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Suzuki Fronx Pajaknya Berapa? Ini Update Harganya Per Maret 2026
-
5 Rekomendasi Mobil SUV 7 Seater untuk Jangka Panjang
-
Bahaya Kebiasaan Memutar Gas Sambil Menahan Rem di Motor Matik yang Sering Disepelekan