- Presiden Prabowo meresmikan pabrik perakitan bus dan truk listrik VKTR di daerah Magelang.
- Indonesia bersiap melakukan produksi massal mobil sedan listrik buatan dalam negeri pada 2028.
- Langkah strategis ini bertujuan menghemat anggaran negara dan melepaskan ketergantungan dari impor BBM.
Suara.com - Langkah ambisius kembali ditunjukkan oleh Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan Indonesia mampu memproduksi mobil sedan berbasis listrik secara massal pada tahun 2028.
Ambisi ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mempercepat transisi energi dan melepaskan diri dari ketergantungan energi fosil.
Keseriusan tersebut semakin nyata saat Prabowo baru-baru ini meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik di Magelang, Jawa Tengah.
Fasilitas yang digarap oleh PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk ini berhasil memamerkan deretan armada bebas emisi kelas berat, mulai dari bus, truk, hingga forklift.
Melihat pencapaian tersebut, Prabowo tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Melalui tayangan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, ia menegaskan bahwa kemampuan memproduksi kendaraan komersial bertenaga baterai di dalam negeri adalah batu loncatan yang luar biasa.
"Saya sangat bangga kita sekarang di Indonesia punya kemampuan untuk produksi bus dan truk dari listrik. Ini sangat-sangat penting dan memang rencana kita, saya berharap di tahun 2028 kita akan produksi secara besar-besaran mobil sedan dari listrik," ungkap Prabowo.
Meski belum merinci spesifikasi detail atau nama merek yang akan diusung nanti, sinyal positif sudah dilempar ke publik.
Ia memastikan bahwa persiapan menuju era baru otomotif nasional sudah berjalan, termasuk penguasaan komponen lokal yang tinggi dan pembentukan badan usaha khusus.
"Jadi saya bahagia, ini arah kita. Kita juga sudah membentuk perusahaan untuk memproduksi sedan. Ya, sedan dari listrik," tambahnya dengan optimis.
Baca Juga: Berapa Harga 1 Kwh Mobil Listrik di SPKLU? Cek Panduan Lengkap Biayanya
Rencana besar ini sebenarnya sejalan dengan visi jangka panjang yang kerap ia gaungkan sejak lama. Transisi menuju ekosistem kendaraan listrik diyakini ampuh menekan pengeluaran negara secara drastis.
Jika jalanan sudah dipenuhi mobil listrik buatan lokal, Indonesia tidak perlu lagi menghamburkan devisa untuk terus-terusan mengimpor BBM.
Tidak berhenti di urusan jalan raya, sektor hulu seperti pembangkit listrik juga jadi sorotan utama. Prabowo menargetkan penghapusan pembangkit bertenaga diesel yang dinilai punya ongkos operasional kelewat mahal.
Dalam waktu dekat, pemerintah berupaya menghadirkan pasokan listrik ramah lingkungan berkapasitas 13 GW.
Peralihan menuju tenaga surya dan penghentian penggunaan solar perlahan mulai direalisasikan agar ketahanan energi nasional benar-benar mandiri dan hijau.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Risiko Mesin Jebol Mengintai Pemilik Mobil Saat Libur Sekolah Jika Abaikan Hal Ini
-
Motor Listrik Yamaha Aerox Resmi Mengaspal: Jarak Tempuh Setara Jakarta-Cirebon, Intip Harganya
-
Strategi Agresif Changan Deepal S05 Tantang Pasar SUV Listrik Indonesia Lewat Teknologi REEV
-
Harga Beda tapi Mesin Mirip, Mending Honda Vario Evo 160 atau ADV160?
-
Dobrak Tradisi Moge Hitam, Honda Rebel 1100 Tampil Premium dengan Fitur Sekelas Gadget Canggih
-
Toyota Ungkap Alasan Belum Tertarik Rilis Hilux PHEV Meski Pesaing Mulai Bermunculan
-
7 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan saat Test Drive Mobil Baru
-
Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?
-
Pesona Motor Cruiser Seganteng Honda Rebel, Penantang Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175
-
4 Sepeda Listrik Desain Stylish Budget Rp5 Jutaan, Bebas Antar Jemput Anak Sekolah Tanpa BBM!