Suara.com - Lane Departure Warning System (LDWS) adalah fitur keamanan yang bakal mengeluarkan suara atau getaran jika mobil terdeteksi keluar jalur.
Fitur ini kerap dinilai menganggu sehingga sering dinon-aktifkan. Namun studi menunjukkan bahwa LDWS ternyata memiliki persentase cukup tinggi dalam menghindarkan pengguna kendaraan dari kecelakaan serius.
LDWS memperingatkan pengendara mobil dengan suara nyaring atau getaran di setir kemudi dan kursi. Kalau pun Anda merasa terganggu, sebuah studi terbaru menyarankan Anda untuk tidak mematikannya.
Pasalnya, menurut studi Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) yang dikutip CNN Money pada pertengahan pekan ini, teknologi ini berpotensi menyelamatkan pengguna kendaraan dari insiden lalu lintas.
Berdasarkan riset IIHS tersebut, LDWS terbukti mengurangi potensi tabrakan samping (sideswipe crash) atau tabrakan depan (head-on crash) dengan kendaraan di lajur jalan lain hingga 21 persen. Jika saja pada 2015 seluruh mobil menggunakan dan mengaktifkan LDWS, maka 85 ribu tabrakan samping dan depan plus 55 ribu cedera di Amerika Serikat bisa dihindari.
"Ini adalah pembuktian pertama bahwa LDWS bekerja baik untuk menghindarkan kendaraan penumpang dari tabrakan di AS," ucap Vice President for Research IIHS, Jessica Cicchino.
"Melihat cukup banyaknya angka kecelakaan akibat mobil yang keluar jalur tanpa sengaja, teknologi yang dibuat untuk menghindari hal itu punya potensi besar menyelamatkan nyawa," lanjut Cicchino.
Sayangnya, studi IIHS juga memperlihatkan bahwa setengah dari pengendara yang mobilnya memiliki LDWS justru mematikan fitur ini.
Dalam studi berbeda yang dilakukan IIHS, fitur lain yaitu Blind Spot Warning System (BSWS) juga mampu mencegah kecelakaan samping hingga 23 persen. BSWS berfungsi untuk mendeteksi adanya kendaraan di lajur berlainan yang masuk sudut mati kaca spion.
BSWS kemudian akan mengeluarkan sinyal berupa simbol yang menyala di kaca spion, juga bunyi di dalam kabin.
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Bukan LCGC, Ini 5 Mobil Bekas Irit BBM Mulai Rp 80 Jutaan
-
Astra UD Trucks: Sebelum Listrik, Pengembangan Truk Fokus ke Teknologi Cerdas
-
Kualitas Mobil Listrik Honda Dipertanyakan Puluhan Ribu Unit Kena Recall Akibat Kamera Rusak
-
Yamaha Gear Ultima Hadir dengan Balutan Warna Baru yang Lebih Modern
-
iCar V23 Gebrak Pasar Indonesia Harga Mulai Rp 389 Juta Siap Tantang Kompetitor SUV Listrik
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Subsidi Terbaik 2026, Ada yang Desain Retro
-
Apakah Motor Listrik Polytron Fox R Bisa Di-cas di Rumah? Ketahui Daya Listrik yang Aman
-
Moeldoko Sentil Pemerintah Terkait Nasib Subsidi Mobil Listrik yang Bikin Konsumen Bingung
-
Cara Ampuh Jaga Konsumsi BBM Tetap Irit dengan Rutin Uji Emisi
-
Cara Yamaha Privater Racing Team Dongkrak Tenaga Motor di Motoprix 2026