- CEO Astra UD Trucks, Bambang Widjanarko, menyatakan fokus pengembangan truk jangka pendek adalah teknologi berkendara cerdas atau smart truck.
- Perusahaan telah menerapkan teknologi telematika My UD Fleet sejak 2023 untuk memantau performa dan efisiensi operasional kendaraan secara real time.
- Pengembangan truk listrik masih dalam tahap riset jangka panjang karena terkendala infrastruktur pengisian daya dan efisiensi waktu operasional.
Suara.com - CEO Astra UD Trucks Bambang Widjanarko mengatakan pengembangan truk di masa depan akan lebih dulu bergerak menuju teknologi berkendara cerdas sebelum masuk ke teknologi listrik berbasis baterai.
Bambang, dalam media visit di Boja Farm, Bogor, Jawa Barat pada pekan ini mengatakan smart truck akan menjadi fokus pengembangan kendaraan niaga dalam waktu dekat.
"Smart truck adalah tren ke depan. Jadi kalau bisa, driver bisa mengendalikan truk seperti mengemudikan mobil kecil," terang Bambang.
Pengembangan smart truck, terang dia, antara lain terlihat dari munculnya truk-truk besar dengan transmisi otomatis. Dashboard yang canggih. Tempat duduk yang lebih ergonomis.
Pengembangan smart truck juga terkait erat dengan penyematan teknologi telematika dan manajemena armada (fleet management) pada kendaraan niaga.
Pada Astra UD Trucks teknologi ini sudah tersedia berupa fitur My UD Fleet yang terpasang pada truk jenis Quester dari pabrikan. Diperkenalkan pada 2023 lalu, teknologi berbasis GPS ini bisa memantau setiap truk mulai dari posisi, performa hingga konsumsi bahan bakar secara real time.
Teknologi ini juga bisa terhubung dengan laptop, PC atau bahkan ponsel Android maupun iOS.
Astra UD Truck mengeklaim dengan fitur ini, pemilik truk bisa menekan biaya biaya operasi secara signifikan hingga meningkatkan efektivitas operasi.
"Apa tujuannya? Setiap orang beli truk itu kan untuk kerja. Jadi kita harus bisa menawarkan biaya yang seefisien mungkin dan sekaligus agar income juga bagus," terang Bambang.
Baca Juga: Solusi Monitoring Indonesia dan Geotab Kolaborasi Optimalkan Manajemen Armada
Pengembangan yang kedua, terang Bambang, adalah soal emisi. Hal ini terutama menjadi fokus prinsipal UD Trucks di Jepang.
"Di Jepang sekarang sudah Euro 6," kata Bambang.
Untuk mencapai emisi yang paling ramah lingkungan, ia melanjutkan, pengembangan difokuskan pada teknologi mesin mulai dari ECU, sistem pembakaran, nozzle hingga injektor.
Sementara untuk truk listrik, menurut Bambang pengembangan ke arah tersebut masih jauh. Meski ia mengakui bahwa riset ke arah truk listrik sudah mulai berjalan.
Masalah pada truk listrik, menurut Bambang, terletak pada infrastruktur terutama untuk fasilitas pengisian ulang baterai. Apa lagi untuk truk-truk yang beroperasi di lokasi tambang.
"Kalau di tambang pasti perlu pembangkit listrik yang besar untuk mengisi baterai truk yang juga besar. Belum lagi bobot baterainya yang berat, harus dipindahkan dengan alat berat," kata Bambang.
Berita Terkait
-
Perusahaan Tambang Tiarap Akibat Ketidakpastian Kebijakan, Astra UD Trucks Fokus ke Pasar Logistik
-
Astra UD Trucks Tegaskan Komitmen pada Kelestarian Lingkungan di Boja Farm
-
Tutup 2025, UD Trucks Tekankan Investasi Pada Kualitas SDM
-
Jamin Kelancaran Distribusi BBM, Astra UD Trucks dan Patra Logistik Perkuat Kolaborasi
-
Astra UD Trucks Luncurkan Layanan Purna Jual Terbaru Gaet Kepercayaan Pelanggan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta
-
Gejala Kerusakan Shockbreaker Mobil Apa Saja? Simak Tanda Penting Berikut
-
Bagaimana Cara Membedakan Onderdil Mitsubishi yang Asli dan Palsu?
-
Penjualan Anjlok 87 Persen, Kia Kapok Jualan Sedan dan Pilih Suntik Mati
-
Harga Masih Misteri, Spesifikasi Hyundai Ioniq 3 Setara BYD Apa?
-
Harga Selisih Jauh, Motor Listrik Yamaha Aerox E vs Aerox 155 Lebih Kencang Mana?
-
Yamaha Dua Kali Naikan Harga Oli Yamalube Dalam Dua Bulan
-
Tunda Nyicil PCX: Intip 5 Mobil Hatchback Termurah dan Irit Bensin Rekomendasi Pakar