Otomotif / Mobil
Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:10 WIB
Teknisi di Auto2000 tengah melakukan uji emisi pada kendaraan pelanggan. [Auto2000].
Baca 10 detik
  • Nur Imansyah Tara dari Auto2000 menyatakan uji emisi pada 23 Mei 2026 sebagai indikator efisiensi konsumsi bahan bakar mobil.
  • Hasil uji emisi yang melewati ambang batas menandakan adanya gangguan komponen mesin yang memicu pemborosan penggunaan bahan bakar.
  • Perawatan rutin komponen mesin memastikan pembakaran optimal sehingga kendaraan menjadi lebih irit bensin serta ramah terhadap lingkungan.

Suara.com - Menjaga mobil agar tetap irit bahan bakar bukan sekadar soal gaya berkendara atau pilihan bensin saja. Kondisi mesin yang prima menjadi kunci utama dalam menekan biaya pengeluaran bahan bakar sehari-hari.

Ternyata hasil uji emisi bisa menjadi indikator nyata apakah konsumsi BBM kendaraan Anda sudah efisien atau belum.

Nur Imansyah Tara selaku Marketing Division Head Auto2000 memberikan penjelasannya mengenai hal tersebut.

“Uji emisi merupakan bagian dari prosedur standar servis berkala di bengkel Auto2000 untuk mengetahui sejauh mana tingkat kesehatan mobil. Jika kandungan gas buang melebihi ambang batas yang ditetapkan, merupakan indikator ada komponen mesin yang bermasalah dan harus dicarikan solusinya, seperti mengatur setelan mesin atau mengganti komponen dengan yang baru agar sehat kembali,” ujar Tara, Sabtu (23 Mei 2026).

Tahapan uji emisi membantu memastikan campuran udara dan bahan bakar di ruang mesin sudah sesuai spesifikasi. Jika proses pembakaran berjalan optimal, mesin tidak akan haus bensin dan performa kendaraan tetap stabil di berbagai medan jalanan kota besar.

Berikut merupakan langkah mudah agar mobil Anda lolos uji emisi sekaligus tetap irit bensin.

Pertama adalah menjaga kebersihan saluran masuk bahan bakar dan filter udara. Hambatan pada aliran udara dapat meningkatkan angka hidrokarbon karena proses pembakaran yang tidak sempurna.

Kedua adalah memastikan kondisi koil serta busi dalam keadaan prima agar percikan api tetap stabil saat proses pembakaran.

Ketiga yakni memantau kondisi oli mesin dan sistem pendingin agar bekerja optimal. Oli yang ikut terbakar berisiko meningkatkan angka karbon monoksida dan membebani kerja mesin secara berlebihan.

Baca Juga: Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy

Keempat adalah menjaga kebersihan sensor oksigen serta catalytic converter yang berfungsi mengubah gas beracun menjadi udara bersih.

Kelima yaitu menghindari modifikasi mesin yang berlebihan. Penambahan asupan bahan bakar demi mengejar kecepatan biasanya membuat gas buang menjadi lebih kotor.

Terakhir gunakan bahan bakar yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan untuk meminimalkan endapan karbon di ruang bakar. Melalui perawatan yang rutin, kendaraan tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan efisiensi bahan bakar yang menguntungkan bagi pemiliknya.

Load More