Logo Porsche pada lingkar setir mobil Cayenne GTS (Shutterstock).
Porsche dan Audi sama-sama berada di dalam Grup Volkswagen (VW). Namun, kini keduanya sedang berkonflik karena Porsche meminta kompensasi Rp3 T kepada Audi gara-gara kasus manipulasi data emisi gas buang mesin diesel mereka.
Sedang terjadi 'drama keluarga' di Grup VW. Reuters, akhir pekan ini, mengutip pemberitaan koran Jerman Bild yang mengungkapkan bahwa Porsche mengirim surat resmi kepada Audi untuk meminta 200 juta euro (Rp3,1 triliun).
Uang ini adalah kompensasi biaya yang harus dikeluarkan Porsche sehubungan dengan kasus manipulasi data emisi gas buang mesin diesel yang menimpa mereka. Porsche ingin membebankan biaya tersebut pada Audi.
Biaya tersebut adalah untuk perbaikan kendaraan, konsultasi hukum, dan ganti rugi kepada konsumen.
Audi pada November 2015 silam mengakui bahwa mesin diesel 3.0 l V6 mereka dipasangi alat yang dianggap ilegal di Amerika Serikat untuk memanipulasi data emisi gas buang. Selain digunakan di Audi, mesin tersebut juga dipakai oleh mobil-mobil bermerek VW dan Porsche dengan total 80 ribu unit.
Kasus ini berlanjut di Jerman. Beberapa bulan lalu, pemerintah Jerman memerintahkan recall terhadap Porsche Cayenne. Tak hanya itu, otoritas transportasi Jerman pun melarang dipasarkan varian mesin diesel dari model sport utility vehicle (SUV) tersebut.
Saat dimintai komentar mengenai konflik ini, Porsche mengatakan bahwa mereka tidak bisa merespons permasalahan internal. Adapun Audi, saat dimintai tanggapan, malah meminta jurnalis untuk menanyakannya ke Porsche.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan
-
Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen
-
Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru
-
Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar
-
6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Indomobil Rilis Tyranno X Motor Listrik Pendatang Baru dengan Jarak Tempuh 160 Km
-
Mobil Mesin V6 Harga Mulai 30 Jutaan: Ini yang Harus Diketahui sebelum Bawa Pulang Mitsubishi Galant
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan