Suara.com - Mitsubishi Fuso memanfaatkan Tokyo Motor Show 2017, yang berlangsung pada 25 Oktober-5 November, meluncurkan merek baru bernama E-Fuso khusus bagi model-model truk listrik mereka. Bersamaan dengan itu, Mitsubishi Fuso juga memperkenalkan purwarupa truk berat listrik, Vision One.
Pabrikan kendaraan niaga asal Jepang ini, melalui pernyataan pers yang diterima Suara.com, mengklaim sebagai yang pertama di dunia menghadirkan merek khusus bagi truk dan bus listrik. Head of Daimler Trucks Asia, Marc Listosella, menjelaskan bahwa kehadiran merek E-Fuso menandakan keseriusan Mitsubishi Fuso dalam mengembangkan kendaraan komersial bertenaga listrik, mulai dari truk ringan hingga berat.
"Peluncuran E-Fuso, sebuah merek yang secara eksklusif didedikasikan untuk truk dan bus bertenaga listrik, menunjukkan sebuah komitmen berkelanjutan," ucapnya.
Lebih lanjut, debut global truk konsep Vision One menggambarkan keinginan Mitsubishi Fuso untuk beralih pada teknologi penggerak listrik di masa depan. Strategi ini, menurut mereka didukung oleh investasi serta akses ke teknologi baterai dan pengisian daya milik Daimler.
Vision One merupakan truk berat dengan GVW 23.26 ton dan payload 11,11 ton, lebih rendah 1,8 ton dari rekan dieselnya. Truk ini dapat beroperasi dengan jarak tempuh hingga 350 km dalam sekali pengisian daya.
Vision One dapat digunakan untuk kendaraan distribusi di area regional. Belum dijelaskan, kapan tepatnya versi produksi truk berat listrik ini akan hadir di pasar.
Mitsubishi Fuso sendiri, sejak September kemarin, sudah meluncurkan truk ringan listrik E-Canter ke pasar. Truk dengan GVW 7,5 ton dan jarak tempuh 100-120 km itu sudah diproduksi sejak Juli di Eropa dan akan dijual di 'Benua Biru', Amerika Serikat, dan Jepang.
Distribusi E-Canter sudah dilakukan antara lain kepada Seven-Eleven dan Yamato di Jepang ;United Parcel Service (UPS), Habitat for Humanity, Wildlife Conservation Society, dan The New York Botanical Garden di Amerika Serikat.
Baca Juga: Truk Listrik Mitsubishi Fuso, E-Canter Dipamerkan di GIIAS 2017
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Adu Mobil Bekas Mitsubishi Mirage vs Nissan March, Mending Mana?
-
Harga Mobil Mitsubishi Februari 2026, Mending Xforce atau Xpander Cross?
-
Berapa Km Mobil Bekas Masih Bisa Dianggap Bagus? Ini 5 Rekomendasinya, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
Berapa Harga Mobil Ayla Bekas? Mobil Second Rasa Baru
-
BYD Siapkan Denza B5 PHEV Perkuat Dominasi Pasar Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia
-
Teduh di Musim Hujan tapi Harga Sekelas Aerox, Ini 5 Mobil Bekas 30 Jutaan yang Bagus
-
Aki Bekas Mobil Dihargai Berapa? Ini Kisarannnya di Pasaran
-
5 Mobil Bekas yang Bisa Dicicil dengan Angsuran Rp1,5 Juta selama 6 Tahun, Muat 7 Orang
-
Jajal Sensasi Suzuki Grand Vitara Hybrid di IIMS 2026, SUV Minim Limbung
-
Kasus Mohan Hazian Viral, Porsche Macan Merah Miliknya Ikut Disorot