Suara.com - Perusahaan transportasi online, Uber, pada Rabu (8/11/2017), mengumumkan kerja sama dengan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dala sebuah konferensi teknologi di Lisbon, Portugal.
Dalam kesepakatan bertajuk "Space Act Agreement" itu, Uber dan NASA berencana mengembangkan rencana untuk mengatur ruang udara, sehingga aman untuk dilalui oleh mobil terbang atau kendaraan terbang lainnya yang terbang di ketinggian rendah.
Pada kesempatan yang sama, Uber juga mengumumkan akan mulai menyediakan mobil terbang sebagai taksi di Los Angeles, Amerika Serikat pada 2020. Layanan ini akan disebut UberAir.
Kepala pengembangan produk Uber, Jeff Holden, dalam acara itu memamerkan video singkat yang mengungkapkan desain konsep mobil terbang Uber. Kendaraan itu akan menjadi alternatif bagi helikopter, yang menurut Uber terlalu berisik, berbahaya, mahal, dan tak ramah lingkungan.
Adapun mobil terbang Uber akan menggunakan energi listrik sehingga diklaim lebih senyap dan tak menghasilkan emisi karbon sama sekali. Selain itu menurut Holden, mobil terbang Uber akan sangat aman, karena masih bisa terbang meski salah satu komponennya tak berfungsi.
Selain itu, Uber akan menetapkan tarif UberAir sama degnan Uber X - layanan termahal di antara jajaran produk taksi Uber, sehingga bisa dinikmati oleh semua orang.
"Uber tak akan membuat sesuatu yang tak bisa dinikmati semua orang," ujar Holden.
Los Angeles sendiri akan menjadi kota kedua di Amerika Serikat yang dilayani UberAir setelah Dallas. Sementara di luar AS, Dubai akan menjadi kota pertama yang bisa menikmati UberAir. (CNet)
Berita Terkait
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Link Live Streaming Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Fenomena 'Cincin Api'
-
Apakah Gerhana Matahari Cincin 17 Februari Bisa Dilihat di Indonesia? Begini Penjelasan Ilmiahnya
-
Dicatat! Jadwal Lengkap Turnamen Bergengsi Bulu Tangkis Dunia Sepanjang Tahun 2026
-
Tak Semua Bisa Disentuh, Zona Khusus di Mars Dijaga Demi Lindungi Potensi Kehidupan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan
-
6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM
-
Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik
-
Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Suzuki Fronx Pajaknya Berapa? Ini Update Harganya Per Maret 2026
-
5 Rekomendasi Mobil SUV 7 Seater untuk Jangka Panjang
-
Bahaya Kebiasaan Memutar Gas Sambil Menahan Rem di Motor Matik yang Sering Disepelekan
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Termurah di Indonesia 2026
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati di Indonesia Februari 2026
-
Media Italia Terpukau Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil, Cepat dan Tanpa Takut