Suara.com - PT. Nissan Motor Indonesia (NMI), agen pemegang merek mobil Nissan di Indonesia, mengatakan bahwa program mobil listrik dan ramah lingkungan di Indonesia bisa cepat terwujud jika pemerintah mengizinkan produsen mengimpor mobil dalam bentuk completely built up (CBU) dari luar negeri.
Pemerintah Joko Widodo memang sedang merampungkan regulasi mobil listrik atau low carbon emission vehicle (LCEV) di Tanah Air. Peraturan Presiden tentang Kendaraan Listrik, yang di dalamnya antara lain mengatur tentang insentif bagi pabrikan penjual mobil listrik, rencananya terbit pada akhir 2017.
Dengan aturan baru ini, pemerintah, yang menargetkan 20 persen mobil yang diproduksi di Indonesia pada 2025 harus bertenaga listrik, berharap para produsen mobil di Tanah Air berani memboyong dan memproduksi kendaraan listriknya di Indonesia.
"Tergantung pada aturan dari pemerintah nanti. Tetapi kalau mau cepat, jika CBU diberi keringanan pajak, maka bisa dengan CBU. Dengan skema CKD (completely knocked down) juga bisa, tapi prosesnya nanti lama, karena harus bangun pabrik dulu," kata General Manager Marketing NMI di Ubud, Bali, Selasa malam (21/11/2017).
Nissan sendiri sudah bersiap memasuki era mobil listrik di Indonesia dengan Nissan e-Note Power. Mobil hibrida ini menurut Nissan paling cocok di Indonesia karena bisa langsung dipasarkan tanpa perlu mempersiapkan infrastruktur seperti stasiun pengisian listrik seperti pada kendaraan listrik lainnya.
Nissan e-Note Power menggunakan mesin bensin 1,2 liter yang berfungsi sebagai "pembangkit listrik". Listrik yang dihasilkan mesin bensin ini yang kemudian dimanfaatkan untuk menggerakan mobil.
"Konsumsi bahan bakarnya 37,2 km per liter pada tipe S dan 34 km per liter pada tipe menengah dan teratas (X dan Medalist)," ujar General Manager Riset dan Pengembangan PT. Nissan Motor Indonesia (NMI), Masayuki Ohsugi, pada 13 November lalu di Jakarta.
Kini sembari menunggu rampungnya regulasi kendaraan listrik - yang kabarnya kini tengah ditelaah oleh Kementerian Keuangan - , Nissan berencana memperkenalkan Note e-Power ke publik di kota-kota besar di Indonesia.
"Kami berencana melakukan roadshow di kota-kota besar di Indonesia dan melibatkan para konsumen kami di sana, sehingga publik bisa merasaan Note e-Power," pungkas Budi.
Berita Terkait
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
5 Mobil Bekas Sedan di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Aman untuk Mudik Jarak Jauh
-
BN 125 Dirilis, Sensasi Motor Italia Sekaliber Vixion Berapa Harganya?
-
Keren Mana Honda Jazz RS 2013 atau Toyota Yaris TRD 2015 untuk Mahasiswa? Ini 4 Poin Pentingnya
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian