- Patahnya CV Joint mobil Lepas L8 saat uji coba pekan lalu mengekspos kegagalan kontrol kualitas fatal pabrikan.
- Pakar ITB menyatakan kerusakan tersebut mengindikasikan pengabaian faktor keselamatan pada komponen vital kendaraan.
- Pabrikan didesak segera investigasi forensik dan komunikasikan hasil korektif untuk memulihkan kepercayaan konsumen.
Suara.com - Patahnya komponen penting sistem penggerak mobil dalam uji coba mobil Lepas L8 menunjukkan kegagalan sistem kontrol kualitas (Quality Control/QC) kendaraan. Ini merupakan cacat fatal pada sebuah kendaraan produksi massal.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu mengemukakan hal itu untuk mengomentari patahnya komponen Constant Velocity Joint atau CV Joint dalam uji coba mobil Lepas L8 oleh para jurnalis pada pekan lalu.
"Insiden ini mengekspos kegagalan fatal quality control dan standar metalurginya, bukan sekadar kecelakaan situasional," kata Yannes, Rabu (4/2/2026).
"Kerusakan akibat stres mekanis ekstrem saat uji beban normal tersebut menunjukkan bahwa dalam perakitannya ada pengabaian terhadap safety factor yang wajib ada pada kendaraan produksi untuk dipakai di jalan umum," ia menjelaskan.
Menurut dia, kerusakan pada mobil dari brand yang berada di bahwa raksasa Chery itu bisa membuat kendaraan kehilangan propulsi total secara instan. Poros yang berputar liar berpotensi menghantam selang rem dan sensor ABS. Selain itu, serpihan logam dapat mengunci roda dan melumpuhkan sistem kendali kendaraan.
Kalau terjadi saat kendaraan digunakan di jalan umum, Yannes mengatakan, kerusakan semacam itu bisa menyebabkan kecelakaan fatal.
"Intinya, kelemahan metalurgi pada komponen kaki-kaki adalah cacat fatal yang tidak bisa ditoleransi pada sebuah mobil, karena taruhannya adalah nyawa penumpang," katanya.
Yannes menyampaikan pentingnya pabrikan segera melakukan investigasi forensik untuk mengetahui penyebab patahnya CV Joint mobil Lepas L8 dan mengumumkan hasil penyelidikan kepada publik.
"Yang terpenting, semua tindakan korektif ini harus dikomunikasikan dengan jujur untuk memulihkan kepercayaan konsumen yang terganggu akibat insiden ini," katanya.
Baca Juga: Tak Lagi Numpang, Chery Targetkan Punya Pabrik Sendiri Tahun Depan
Sebelumnya, CV Joint mobil Lepas L8 diwartakan patah saat kendaraan diuji coba. CV Joint adalah sambungan mekanis pada sistem penggerak roda mobil yang berfungsi untuk menjaga putaran roda tetap stabil.
Product Manager Lepas Indonesia Lalu Indra Wirabhakti menyampaikan bahwa masalah itu terjadi pada satu mobil L8 yang sudah diuji coba selama berjam-jam.
"Ini kan bumpy test, kalau normalnya sebagai customer kecepatan tidak mungkin (kecepatan) 80-100 km/h," katanya kepada awak media di Pusdiklantas Polri di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (29/1).
"Apapun mobilnya pasti bakalan seperti itu juga, maksudnya, ibaratnya getarannya tidak selesai-selesai dan itu dalam waktu cepat. It's normal lah," klaim dia.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
5 Mobil dengan Kaki-Kaki Paling Kuat, Tahan Banting Buat Touring Jarak Jauh dan Beban Berat
-
Lepas L8 Versi Setir Kanan Debut Global di Indonesia, Incar Segmen SUV Premium
-
LEPAS L8 Turut Diboyong ke GJAW 2025, Tawarkan Standar Baru di Dunia Otomotif Indonesia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
5 Mobil Bekas Sedan di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Aman untuk Mudik Jarak Jauh
-
BN 125 Dirilis, Sensasi Motor Italia Sekaliber Vixion Berapa Harganya?
-
Keren Mana Honda Jazz RS 2013 atau Toyota Yaris TRD 2015 untuk Mahasiswa? Ini 4 Poin Pentingnya
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox