Suara.com - Toyota butuh waktu terbilang amat lama untuk meluncurkan generasi baru Rush di Indonesia. Bayangkan, setelah 11 tahun sejak pertama kali diperkenalkan di Tanah Air, All-New Rush barulah hadir.
Rush mulai hadir di jagad otomotif Nusantara pada 2006. Setelah itu, Toyota hanya meluncurkan versi penyegaran maupun varian baru dari sport utility vehicle (SUV) tersebut.
Pada akhir 2017 ini, Rush generasi baru akhirnya lahir.
"Banyak faktor yang harus kami pertimbangkan," buka Presiden Direktur PT. Toyota Astra Motor (TAM), Yoshihiro Nakata, menjawab pertanyaan Suara.com setelah acara peluncuran All-New Rush pada Kamis (23/11/2017) di Jakarta.
Menurut dia, pertimbangan pertama dalam siklus hidup sebuah model, termasuk Rush, ialah soal penerimaan konsumen. Rush sendiri selama 11 tahun sepak terjangnya diklaim sebagai salah satu SUV terlaris di negeri ini dengan penjualan lebih dari 250 ribu unit.
"Lalu, bisnis kami (Toyota) adalah bisnis global. Banyak yang menjadi pertimbangan kami untuk siklus hidup setiap model yang kami punya. Kami harus menyeimbangkannya dengan kompetisi bisnis, kondisi kami secara global, dan banyak faktor lain," papar Nakata.
Dia juga mengakui, persaingan di pasar SUV medium di Indonesia yang semakin ketat dari tahun ke tahun turut menjadi pertimbangan Toyota hingga akhirnya menghadirkan All-New Rush.
All-New Rush sendiri berubah luar bisa signifikan dibandingkan generasi terdahulu. Dimensi serta ground clearance menjadi lebih panjang dan tinggi dan tampilan eksterior pun berubah total mulai dari desain kap serta grille depan, bemper depan dan belakang, hingga lampu depan plus belakang berteknologi LED.
Kapasitas penumpang kini juga menjadi tujuh penumpang dan ban serep pun berubah letak, dari awalnya menempel di pintu belakang menjadi di bawah lantai belakang.
Baca Juga: Toyota Rilis Rush Generasi Baru, Berubah Drastis
Fitur keamanan standar All-New Rush pun makin mumpuni yaitu 6 SRS Airbag, Vehicle Stability Control, 7 Seat Belt Indicators, Anti-lock Braking System, Hill Start Assist, dan Emergency Brake Signal. Sementara, fitur keamanan standar adalah Start/Stop Button, Rear Parking Camera, tombol pengaturan audio pada setir.
Dapur pacunya memakai mesin yang sama dengan Avanza yakni mesin 2NR-VE 1.5 l, 4 silinder segaris, 16 katup, DOHC, VVT-i. Dayanya mencapai 104ps di 6.000 rpm dan torsi 13,9 Kgm di 4.200 rpm.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV