Suara.com -
Arab Saudi untuk pertama kalinya dalam sejarah menggelar sebuah pameran mobil yang secara khusus ditujukan untuk perempuan. Ajang ini digelar hanya beberapa bulan setelah Riyadh mengumumkan akan menghapus larangan mengemudi bagi perempuan di negeri itu.
Pameran mobil itu digelar mulai Kamis (11/1/2018), di sebuah pusat perbelanjaan di Jedah, salah satu kota terbesar di Saudi. Balon-balon beragam warna menghiasai lokasi pameran, sementara sejumlah perempuan pengunjung pameran berfoto di depan mobil-mobil yang dijajakan.
Beberapa perempuan bahkan masuk ke kabin kemudi, duduk dan memegang setir, mencoba merasakan bagaimana mengendalikan sendiri kendaraan yang sebelumnya tabu bagi mereka.
"Saya selalu tertarik pada mobil, tetapi kami tak mampu mengemudi," kata Ghada al-Ali, seorang pengunjung pameran.
"Dan kini saya sangat ingin membeli sebuah mobil, tapi semoga harganya tak terlalu mahal," imbuh dia seperti disitat dari Reuters.
Pameran itu sendiri fokus pada mobil-mobil hemat bahan bakar. Para pramuniaga yang melayani para pelanggan seluruhnya perempuan.
"Sudah lazim diketahui bahwa perempuan adalah kelompok yang paling banyak berbelanja di mal. Seluruh mal ini dioperasikan seluruhnya oleh perempuan. Semua petugas kasir adalah perempuan dan semua yang melayani di restoran adalah perempuan," jelas Sharifa Mohammad, kepala pramuniaga dalam pameran itu.
Pencabutan larangan mengemudi bagi perempuan diumumkan pada September 2017 lalu dalam sebuah dekrit yang diteken langsung oleh Raja Salman. Dalam dekrit itu ditegaskan bahwa mulai Juni tahun ini perempuan Saudi sudah boleh menyetir.
Arab Saudi adalah satu-satunya negara di dunia yang masih melarang perempuan mengemudi. Karenanya pencabutan larangan tersebut, yang disusul oleh pameran mobil ini, dinilai sebagai langkah maju bagi kerajaan yang dikenal sangat konservatif itu.
Berita Terkait
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Menyusuri Masjid Quba Madinah: Masjid Pertama dalam Islam!
-
Indomobil Gelar Pameran Khusus Mobil Listrik Demi Genjot Penjualan
-
UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran
-
Harga Minyak Melonjak 6 Persen Usai Iran Serang UEA, Selat Hormuz Makin Panas!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?
-
Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar