Suara.com - Honda memamerkan CR-V dan Civic diesel terbaru di Delhi Auto Expo 2018, dengan peluncuran yang dijadwalkan terjadi dalam waktu tak berselang lama.
Delhi Auto Expo dibuka untuk umum pada 9-14 Februari, dengan sesi khusus media massa yang dilakukan sebelum itu. Pameran otomotif bergengsi di India itu digelar di India Expo Mart, New Delhi.
CR-V dan Civic diesel teranyar diharapkan dapat memperkuat pasar Honda di segmen sport utility vehicle (SUV) dan sedan di 'Negeri Hindustan'. Apalagi, kedua segmen ini didominasi model-model bermesin diesel.
President and Representative Director Honda Motor Corporation, Takahiro Hachigo, di dalam pagelaran Delhi Auto Expo 2018 mengatakan bahwa India merupakan salah satu kontributor terbesar dari volume penjualan global mereka di 2017 yang berjumlah 5,3 juta unit.
"Hadirnya Honda All New CR-V dengan mesin diesel serta Honda Civic akan menguatkan posisi kami di segmen menengah keatas," timpal President and CEO Honda Cars India, Yoichiro Ueno, seperti tertulis dalam pernyataan resmi yang diterima Suara.com pada akhir pekan ini.
Generasi kelima CR-V hadir dengan desain tegas, performa berkendara mumpuni, serta teknologi dan fitur-fitur canggih. Lampu depan, lampu belakang, dan lampu siangnya sudah menggunakan LED.
Grille depan berdesain tajam, memperkuat kesan kokoh serta desain pelek baru yang terlihat sporty. Selain itu, interior CR-V memiliki desain yang memberikan rasa tenang, lapang dan nyaman dengan pilihan kursi tiga baris.
India, menurut laman daring Autocar, akan mendapatkan mesin diesel 1.6 l turbo berdaya 118bhp di 4.000 rpm dan torsi 300 Nm di 2,000 rpm, yang dipadukan transmisi manual enam percepatan. Selain itu, akan ada pula varian bermesin bensin 2.0 l. Peluncurannya diekspektasikan terjadi pada pertengahan tahun ini.
Sementara, generasi kesepuluh Civic hadir sebagai representasi pengembangan model paling ambisius yang pernah dibuat Honda melalui desain sangat sporty dan aerodinamis. India akan mendapatkan dua tipe mesin, yaitu mesin berbahan bakar bensin 2.0 l dan mesin diesel 1.6 l turbo.
Mesin dieselnya menggelontorkan tenaga 118bhp di 4.000 rpm serta torsi 300 Nm di 2.000 rpm, dengan transmisi enam percepatan manual. Peluncurannya diekspektasikan terjadi pada awal tahun depan.
Selain meluncurkan tiga model mobil, Honda juga menampilkan rangkaian mobil konsep meliputi Sports EV Concept, NeuV, Clarity Fuel Cell. Adapula alat mobilitas pribadi UNI-CUB dan teknologi keamanan Honda Sensing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?