Suara.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto mengatakan pemerintah masih mengkaji insentif fiskal untuk industri mobil listrik. Menurutnya, hal tersebut masih menjadi diskusi lintas kementerian.
Berbicara usai menerima hibah 10 unit mobil listrik dan hibrida dari Mitsubishi Motors Corporation, Airlangga mengatakan bahwa insentif fiskal yang akan diberikan kepada produsen mobil listrik berupa Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 0 persen dan bea masuk yang dikurangi hingga 5 persen.
"Kebijakan mobil listrik masih dibahas. Sedang proses finalisasi antarkementerian," kata Airlangga di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (26/2/2018).
Dengan skema tersebut, Airlangga berharap industri otomotif, khususnya mobil listrik dapat terus tumbuh di Tanah Air. Pemerintah sendiri berharap 20 persen dari kendaraan yang diproduksi di Indonesia adalah mobil listrik pada 2025.
"Sesuai dengan harapan presiden, 20 persen dari penjualan mobil didorong untuk mobil listrik. Diharapkan kebijakan ini bisa mendorong roadmap industri otomotif," imbuh dia.
Menperin melanjutkan, strategi pengembangan mobi listrik dapat dilakukan dengan beberapa tahapan, seperti kajian dan sosisalisasi kepada masyarakat.
"Banyak yang tidak tahu apa itu electric vehicle. Bagaimana cara nge-charge. Apa saja infastuktur yg dibutuhkan," jelasnya.
Kemudian, melakukan pilot project untuk daerah tertentu agar menggunakan kendaraan listrik. Tak lupa, pemerintah juga akan memastikan kesiapan industri komponen mobil listrik, seperti baterai, motor listrik, dan PCU.
Berita Terkait
-
Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama
-
Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru
-
5 Mobil 1500cc ke Bawah Paling Irit yang Bisa Dipakai Jangka Panjang Tanpa Risau
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok
-
Kejutan Jelang Lebaran 2026: BYD Atto 1 Sukses Asapi Penjualan LCGC Sejuta Umat
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang
-
Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
-
Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama
-
Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru
-
Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?
-
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil
-
Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil