Suara.com - Pabrikan kendaraan terus berlomba-lomba mengembangkan mobil swakemudi sebagai kendaraan masa depan. Namun hal ini sepertinya tidak berlaku untuk pabrikan mobil asal Inggris, Rolls - Royce.
CEO Rolls - Royce, Torsten Muller-Otvos mengatakan kepada Car and Driver, perusahaan baru akan ikut terjun ketika mobil sudah benar-benar dapat berjalan tanpa campur tangan pengemudi.
"Kami hanya akan mengembangkan teknologi swakmudi untuk mobil kami jika itu benar-benar mudah. Dan harus dipahami, banyak pelanggan kami yang memperkerjakan sopir untuk kendaraannya," kata Muller-Otvos.
Ia menambahkan, jika semua teknologi sudah bisa mengambil aih kemudi.
"Untuk apa lagi pelanggan kami mengeluarkan dana untuk membayar supir. Pelangggan kami tidak memiliki kesabaran untuk menunggu hal itu," ungkapnya.
Rolls-Royce sendiri merupakan salah salah satu pabrikan mobil level atas. Hanya saja pemilik Rolls - Royce tidak seperti pemilik Ferrari dan Bugatti, yang lebih nyaman mengendarainya sendiri.
Untungnya, proses pengembangan teknologi ini tak akan menghalangi Rolls - Royce mengadopsi teknologi swakemudi di kemudian hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Pemerintah Batasi Truk Sumbu Tiga di Jalan Nasional dan Tol Wilayah Banten
-
Berpotensi Sebabkan Cidera, Model Setir Mobil Setengah Lingkaran Mulai Dilarang 2027
-
Jetour T2 Raih Dua Penghargaan di IIMS 2026
-
Hyundai Beri Penjelasan Masih Pasarkan Stargazer Model Lama Meski Ada Model Baru
-
Aki Bekas Motor Dihargai Berapa? Diklaim Lebih Hemat dari Aki Baru
-
Jadwal Operasional Samsat Libur Imlek 2026: Catat Tanggal Kembali Buka dan Cara Bayar Pajak Online
-
Strategi Hyundai Hadapi Gempuran Mobil Hybrid dan Listrik di Indonesia
-
5 Mobil Bekas Mulai 50 Jutaan: Air Intake Tinggi, Aman Terjang Banjir Sebetis Orang Dewasa
-
Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
-
Cerdas Memilih Matic Honda 160cc Bekas: Performa Naik Kelas dengan Harga Lebih Terjangkau