- Strategi elektrifikasi Hyundai mencakup semua jenis mesin, termasuk ICE, EV, dan hybrid untuk memenuhi permintaan pasar beragam.
- Hyundai akan menyesuaikan strategi dengan mengamati pergerakan kompetitor Jepang dan China di industri otomotif nasional.
- Saat ini, Hyundai berfokus memperkuat posisi di segmen kendaraan hybrid kelas premium sambil berkomitmen pada kendaraan ramah lingkungan.
Suara.com - Persaingan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia semakin memanas dengan pendekatan berbeda dari berbagai negara. Jika merek Jepang fokus pada teknologi hybrid dan pabrikan China gencar memasarkan mobil listrik murni.
Namun bagaiman strategi Hyundai di tengah gempuran merek Jepang dan merek China yang gencar menghadirkan produk-produk alternatif untuk tetap kompetitif di industri otomotif nasional.
Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto menjelaskan bahwa strategi elektrifikasi perusahaan akan mencakup segala jenis mesin atau powertrain. Hyundai tidak ingin hanya condong ke satu teknologi tertentu demi memenuhi kebutuhan pasar yang beragam di berbagai kota besar.
"Kalau ditanya Hyundai strateginya apa, yang pertama dari sisi powertrain. Seperti yang teman-teman lihat kita punya ICE, EV, dan juga hybrid, jadi seimbang. Lalu, bagaimana menentukan strategi kita? Kita lihat kompetitornya dahulu," katanya di booth Hyundai IIMS 2026, Senin ( 16 Februari 2026).
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Soerjo tersebut menekankan bahwa fokus utama Hyundai saat ini adalah menjawab permintaan setiap segmen konsumen. Jika saat ini perusahaan belum masuk ke segmen hybrid kelas menengah atau bawah, mereka tetap memperkuat posisi di kategori hybrid premium.
Strategi ini diambil setelah melihat pergerakan para kompetitor di tanah air dengan sangat saksama.
"Komitmen kita akan memperkenalkan kendaraan yang lebih ramah lingkungan di Indonesia. Jadi, seperti yang sudah disampaikan, secara global Hyundai akan fokus ke hybrid powertrain," jelas Soerjo.
Strategi tersebut menunjukkan bahwa Hyundai ingin menjaga keseimbangan antara performa mesin konvensional dengan efisiensi teknologi masa depan. Dengan portofolio produk yang lengkap, Hyundai optimistis mampu bersaing di tengah gempuran merek global lainnya di pasar otomotof nasional.
Baca Juga: Dafrar Mobil Listrik Rp 200 Jutaan yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Brand Lokal Motor Listrik yang Bagus Merk Apa? Cek Penjelasannya di Sini!
-
Cuma Belasan Juta! Intip Daftar Harga Lengkap Motor Listrik Viar Terbaru 2026
-
5 Motor Listrik Brand Lokal Setara Yamaha NMax, Jarak Tempuh Jauh, Mesin Bertenaga
-
Daftar Harga Mobil LCGC Irit Bensin untuk Harian saat Harga BBM Naik
-
Promo MyPertamina April 2026, Ada Cashback hingga Voucher Rp800 Ribu
-
Seharga Rp36 Juta, Apakah Motor Listrik Maka Cavalry Layak Gantikan Nmax dan PCX?
-
5 Mobil Listrik Bekas Kuat di Tanjakan, Mesin Tangguh Cuma Seharga Daihatsu Ayla Seken
-
4 Ritual yang Bikin Motor Irit Bensin, Kantong Tetap Aman di Akhir Bulan
-
5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
-
Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia